Pemkab Kudus percepat penanganan sampah
Pemkab Kudus Percepat Penanganan Sampah
Kudus, Jawa Tengah – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggencarkan upaya percepatan penanganan sampah bagi masyarakatnya. Langkah ini diambil dalam rangka memantapkan persiapan menuju ambisi mendapatkan Sertifikat Adipura tahun ini.
Sertifikat Adipura merupakan penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diberikan kepada daerah yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan lingkungan hidup, termasuk kebersihan dan manajemen sampah.
Kabupaten Kudus di tahun ini telah mendapatkan poin tambahan untuk menuju predikat Adipura yang mesti dilengkapi. Sertifikat ini menjadi pemicu semangat bagi Pemkab Kudus untuk tingkatkan kinerja dalam pengelolaan sampah di seluruh wilayahnya.
Meningkatkan Pemilahan Sampah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kudus, Dokter Mujiono, menjelaskan, fokus utama dalam percepatan penanganan sampah adalah peningkatan pemilahan sampah oleh masyarakat.
“Sanksi yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup harus diterima, demi semangat untuk memperbaikinya segera agar bisa memenuhi target tambahan lima poin guna mendapatkan Sertifikat Adipura,” ujar Dokter Mujiono kepada awak media.
DLH Kudus telah merancang strategi edukasi dan sosialisasi intens bagi masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah sejak pada tingkat sekolah hingga ke masyarakat umum.
“Kami mendorong masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik sejak di rumah. Membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri,” lanjut Dokter Mujiono.
Jagal Pemanfaatan Sampah Organik
Salah satu peningkatan yang dilakukan adalah penanganan sampah organik yang menjadi fokus utama. Pemkab Kudus sedang mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang memanfaatkan kompos untuk menghasilkan pupuk organik.
“Sampah organik yang selama ini menjadi beban menjadi bernilai tambah menjadi pupuk organik. Hal ini dapat mendorong oluşnya ekonomi sirkular dan meningkatkan kualitas produktivitas pertanian lokal,” jelas Dokter Mujiono.
Dukungan dari berbagai pihak
Adalah suatu hal yang mend doppelt untuk mencapai target Adipura ini, keterlibatan masyarakat memegang peran yang sangat penting. Pemkab Kudus juga aktif menggalang kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk aparat desa, organisasi masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mendukung program pengelolaan sampah yang optimal.
Kesan Pemilahan Sampah
Diharapkan langkah-langkah percepatan penanganan sampah yang dilakukan oleh Pemkab Kudus dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Dampak positifnya sendiri tak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat Kudus untuk ditinggali, serta mencapai target Adipura menjadi pelecut keberhasilan masyarakat Kudus dalam menjaga lingkungannya sendiri.