Pupuk Indonesia catat serapan pupuk subsidi di Boyolali tertinggi di Jawa Tengah
Pupuk Indonesia Catat Serapan Pupuk Subsidi Tertinggi di Jawa Tengah
Boyolali, Jawa Tengah – Kabupaten Boyolali menorehkan prestasi membanggakan bagi sektor pertanian di Jawa Tengah. PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat serapan pupuk subsidi di Kabupaten Boyolali mencapai angka tertinggi di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025. Realisasi serapan pupuk subsidi di Boyolali mencapai 99,0 persen, mengungguli daerah lain di Jawa Tengah.
GM Wilayah 2 PT Pupuk Indonesia (Persero) Muhammad Ihwan F mengungkapkan apresiasinya pada kinerja kios atau yang kini disebut Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) serta para petani terdaftar di Kabupaten Boyolali. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen semua pihak dalam mengoptimalkan distribusi pupuk subsidi kepada para petani.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja PPTS dan para petani di Boyolali, karena telah berhasil mencatatkan serapan pupuk subsidi tertinggi di Jawa Tengah. Capaian ini merupakan bukti nyata komitmen dan kerja keras semua pihak dalam mengoptimalkan penggunaan pupuk subsidi,” ujar Muhammad Ihwan F dalam kegiatan penandatanganan SPJB PPTS Kabupaten Boyolali Tahun 2026, Kamis (2/3).
Penandatanganan SPJB PPTS Kabupaten Boyolali Tahun 2026 merupakan momen penting dalam rangka melanjutkan sinergi dan kemitraan Jogjajateng.com PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan PPTS dan petani di Kabupaten Boyolali. Dengan melakukan penandatanganan SPJB, diharapkan target serapan pupuk subsidi di tahun 2026 dapat lebih di optimalkan dan menunjang produktivitas pertanian di kalangan petani Boyolali.
Secara detail, Muhammad Ihwan F menjelaskan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan serapan pupuk subsidi di Boyolali. Salah satunya adalah keberhasilan pembinaan dan fasilitasi yang dilakukan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) dan distributor terhadap PPTS.
“Kami senantiasa melakukan pembinaan kepada PPTS, tidak hanya mengenai teknis distribusi pupuk, tetapi juga bagaimana membangun hubungan yang baik dengan para petani,” tambahnya.
Selain itu, peran aktif dan proaktif para petani dalam mengakses pupuk subsidi turut menjadi faktor pendukung. Kebanyakan petani di Boyolali sudah familiar dengan program subsidi pupuk dan program-program pendampingan yang disediakan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).
Keberhasilan ini berdampak positif bagi sektor pertanian di Kabupaten Boyolali. Meskipun angka penggunaan pupuk bukan jaminan tunggal terhadap peningkatan produktivitas pertanian, namun penggunaan pupuk yang tepat dan tepat waktu dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang optimal.
Dengan serapan pupuk subsidi yang tinggi, diharapkan petani di Boyolali dapat meningkatkan produksi dan hasil panennya, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Boyolali dan Jawa Tengah secara menyeluruh.
Kedepan, PT Pupuk Indonesia (Persero) bertekad untuk terus mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Boyolali. Disisi lain, para PPTS di Boyolali juga berkomitmen untuk terus memperkuat jaringan dan collaborate erat dengan para petani di daerahnya untuk memastikan pupuk subsidi dapat diterima oleh seluruh petani yang membutuhkan.