JogjaJateng .com

Ribuan petani kerja bakti naikkan sedimen lumpur di Irigasi Soropadan

January 25, 2026 • Jogja jateng
Ribuan petani kerja bakti naikkan sedimen lumpur di Irigasi Soropadan

Ribuan Petani Kerja Bakti Naikkan Sedimen Lumpur di Irigasi Soropadan

Temanggung, Jateng – Ribuan petani di Kabupaten Temanggung dan Magelang, Jawa Tengah, melakukan kerja bakti massal untuk mengangkat sedimen lumpur di saluran Irigasi Soropadan pada Minggu (22/10/2023). Aksi ini bertujuan untuk memastikan pasokan air irigasi untuk ratusan hektare sawah tetap lancar menjelang musim tanam mendatang.

Sekitar 3.000 petani turun tangan membersihkan sedimen yang telah mengendap di sepanjang 5 kilometer saluran irigasi. Mereka bekerja dengan penuh semangat, mengangkat lumpur dengan sekop dan membawa ke pinggir saluran menggunakan becak dan keranjang.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, yang hadir langsung di lokasi kerja bakti, mengapresiasi inisiatif para petani. “Saya sangat salut dengan semangat dan kerja keras para petani. Melalui kerja bakti ini, mereka tidak hanya menjaga kelancaran irigasi, tetapi juga menunjukkan solidaritas dan gotong royong untuk pembangunan,” ujar Bupati Setyawan.

Menurut Bupati, Irigasi Soropadan merupakan urat nadi bagi pertanian di dua kabupaten tersebut. Jika aliran airnya terganggu, maka ribuan hektare sawah masyarakat akan terancam gagal panen.

“Beban biaya normalnya memang ditanggung oleh pemerintah. Dan ini merupakan kerja kita bersama. Kerjasama Jogjajateng.com pemerintah dan petani sangat penting, agar sistem irigasi bisa terus berfungsi optimal untuk mendukung produktivitas pertanian,” tambahnya.

Alih-alih mengeluhkan kondisi irigasi, para petani menyadari bahwa mereka perlu bertindak sendiri untuk menyelamatkan sistem irigasi yang membaikkan kehidupan mereka.

“Kami bekerja sama dan bergandengan tangan untuk membersihkan saluran irigasi ini. Supaya air bisa mengalir lancar dan sawah-sawah kami tidak terdampak kekurangan air,” ungkap Sarjono, seorang petani yang ikut serta dalam kerja bakti.

Keputusan petani untuk langsung turun tangan membersihkan saluran irigasi tersebut patut menjadi inspirasi. Kerjasama dan gotong royong mengalahkan keterbatasan anggaran dan infrastruktur. Aksi ini menunjukkan keseriusan petani dalam menjaga kelestarian pertanian di kedua kabupaten tersebut.

Diharapkan, kerja bakti ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan para petani untuk terus meningkatkan pengelolaan irigasi dan pertanian secara mandiri. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan produktivitas pertanian di Temanggung dan Magelang semakin meningkat, sehingga mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us