JogjaJateng .com

SATGAS PHKEN bahas kebijakan hilirisasi dan ketahanan energi berkelanjutan pada seminar di Solo

December 30, 2025 • Jogja jateng
SATGAS PHKEN bahas kebijakan hilirisasi dan ketahanan energi berkelanjutan pada seminar di Solo

SATGAS PHKEN Bahas Kebijakan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Berkelanjutan pada Seminar di Solo

Solo, Jawa Tengah – Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional (SATGAS PHKEN) menggelar seminar bertema “Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Berkelanjutan” di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/11/2023). Seminar ini dihadiri oleh para stakeholder, akademisi, dan pelaku usaha di sektor energi dan hilirisasi.

Indra Darmawan, Tim Tenaga Ahli SATGAS PHKEN, dalam sambutannya menekankan bahwa percepatan hilirisasi dan ketahanan energi nasional harus diimplementasikan secara terpadu dan berkelanjutan. “Hilirisasi sumber daya alam dan mewujudkan ketahanan energi nasional adalah salah satu strategi yang diusung pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Namun, penting bagi kita untuk memastikan bahwa proses ini berlangsung secara berkelanjutan, meminimalisasi dampak sosial dan ekologis,” ucapnya.

Seminar ini membahas berbagai aspek penting terkait hilirisasi dan ketahanan energi, termasuk strategi pengembangan industri hilir, pemanfaatan teknologi, dan pembiayaan hilirisasi.

Pentingnya Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Menurut Indra, hilirisasi bertujuan untuk mentransformasi sumber daya alam menjadi produk yang lebih bernilai tambah, membuka peluang komoditas ekspor, dan mengurangi ketergantungan bangsa terhadap barang impor. “Tiap 1% peningkatan hilirisasi komoditas dapat meningkatkan nilai ekspor sekitar 5-7%. Dengan hilirisasi, nilai ekonomi Indonesia dapat meningkat dan ketergantungan Indonesia terhadap produk impor dapat berkurang,” jelas Indra.

Ketahanan energi nasional, di sisi lain, sangat krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sosial jangka panjang. Indonesia sebagai negara dengan permintaan energi yang tinggi perlu memastikan ketersediaan energi yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan. “Diversifikasi energi menjadi kunci penting untuk mencapai ketahanan energi nasional. Indonesia perlu mempercepat pengembangan energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan bioenergi,” imbau Indra.

Seminar ini juga mendorong kolaborasi Jogjajateng.com pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk mendorong hilirisasi dan ketahanan energi nasional. Tim Tenaga Ahli SATGAS PHKEN berpendapat bahwa sinergi antar stakeholder akan sangat penting dalam mengimplementasikan rencana dan kebijakan di bidang ini.

Tantangan dan Solusi

Dalam sesi diskusi, para ahli turut mengidentifikasi berbagai tantangan dalam upaya hilirisasi dan ketahanan energi. Tantangan tersebut meliputi terbatasnya investasi, kurangnya infrastruktur pendukung, dan keterbatasan sumber daya manusia dengan kompetensi hilirisasi.

Beberapa solusi yang dijajaki Jogjajateng.com lain:

Meningkatkan akses terhadap pembiayaan hilirisasi:   Memfasilitasi pendanaan dari berbagai sumber, termasuk lembaga keuangan internasional, swasta dan investor asing.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia:   Memperbanyak pelatihan dan pendidikan yang relevan dengan hilirisasi energi, serta mendorong transfer teknologi.
Meningkatkan infrastruktur pendukung:   Membangun infrastruktur yang memadai untuk mendukung proses hilirisasi, seperti infrastruktur logistik dan transportasi.

Indra Darmawan berharap seminar ini dapat menjadi forum yang efektif untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya hilirisasi dan ketahanan energi nasional. “Komitmen kita harus terus tumbuh untuk mencapai tujuan hilirisasi dan energi berkelanjutan untuk Indonesia,” pungkasnya.

Seminar tersebut diakhiri dengan pembukaan ruang diskusi dan tanya jawab Jogjajateng.com narasumber dengan peserta seminar.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us