JogjaJateng .com

Technopreneurship jadi gagasan Guru Besar UMS hadapi disrupsi digital

January 20, 2026 • Jogja jateng
Technopreneurship jadi gagasan Guru Besar UMS hadapi disrupsi digital

Technopreneurship Jadi Gagasan Guru Besar UMS Hadapi Disrupsi Digital

Solo, Jawa Tengah – Prof. Dr. Ir. Suranto, S.T., M.M., M.Si., Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menekankan pentingnya technopreneurship atau kewirausahaan teknologi dalam menjawab tantangan disrupsi digital yang sedang melanda dunia pendidikan dan ketenagakerjaan.

Gagasan ini disampaikan Suranto dalam jumpa pers dengan topik “Technopreneurship: Mengasah Bakat, Menumbuhkan Kemandirian” di Solo, Jawa Tengah, Senin (5 Desember 2023). Menurutnya, alih-alih menjadi ancaman, disrupsi digital justru peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan menciptakan solusi baru.

“likle Pembelajaran abad ke-21 mengharuskan kita untuk tanggap terhadap teknologi dan memanfaatkannya secara efektif. Technopreneurship menjadi jawaban,” ujar Suranto.

Ia menjelaskan bahwa technopreneurship bukan berarti hanya fokus pada pembuatan teknologi, melainkan lebih kepada kemampuan individu untuk menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kreativitas, inovasi, dan jiwa wirausaha.

“Technopreneurship memungkinkan kita untuk memecahkan masalah dengan pendekatan yang inovatif, menciptakan produk dan layanan baru, dan bahkan membuka lapangan kerja baru di era digital ini,” tambah Suranto.

Guru Besar UMS ini juga menekankan pentingnya pendidikan berbasis technopreneurship. “Pendidikan harus diubah agar tidak hanya mentransfer pengetahuan, tapi juga mengajarkan bagaimana berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berinovatsi,” ujarnya.

Suranto memaparkan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mengimplementasikan technopreneurship dalam pendidikan, seperti :

  1. Merancang kurikulum yang berbasis problem-solving .
  2. Menyelenggarakan kegiatan inkubator dan akselerator bagi mahasiswa yang memiliki ide bisnis berbasis teknologi.
  3. Memfasilitasi kolaborasi Jogjajateng.com lembaga pendidikan dengan industri dan dunia usaha untuk mengembangkan kurikulum dan peluang magang berbasis technopreneurship.
  4. Mendorong budaya inovasi dan kreativitas di lingkungan kampus.

Selain itu, Suranto juga mendorong peran aktif masyarakat dan pemerintah dalam mendorong tumbuhnya technopreneurship.

“Masyarakat perlu mendukung inisiatif technopreneurship dan menyediakan ruang untuk para pelaku technopreneurship untuk berkreasi dan berkembang. Pemerintah juga perlu mendukung dengan menciptakan policy yang mendukung pertumbuhan usaha berbasis teknologi,” sebutnya.

Suranto meyakini bahwa technopreneurship menjadi kunci untuk menghadapi tantangan disrupsi digital dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia. “Dengan blumf technopreneurship, kita dapat mentotasi mampu bersaing di era digital dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us