JogjaJateng .com

Tekanan ekonomi jadi tantangan pemda penuhi iuran JKN

June 23, 2026 • Jogja jateng
Tekanan ekonomi jadi tantangan pemda penuhi iuran JKN

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut tekanan ekonomi dan fiskal pada 2026 menjadi tantangan pemerintah daerah dalam mewujudkan kelancaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Tekanan ekonomi dan fiskal tentu akan mempengaruhi seluruh pemda. Dari sisi fiskal ada penurunan transfer daerah," kataDirektur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Bayu Teja Muliawandi Semarang, Selasa.Beberapa pemerintah daerah, kata dia, masih bergantung para transfer pusat …

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut tekanan ekonomi dan fiskal pada 2026 menjadi tantangan pemerintah daerah dalam mewujudkan kelancaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Tekanan ekonomi dan fiskal tentu akan mempengaruhi seluruh pemda. Dari sisi fiskal ada penurunan transfer daerah," kataDirektur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Bayu Teja Muliawandi Semarang, Selasa.Beberapa pemerintah daerah, kata dia, masih bergantung para transfer pusat … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut tekanan ekonomi dan fiskal pada 2026 menjadi tantangan pemerintah daerah dalam mewujudkan kelancaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Tekanan ekonomi dan fiskal tentu akan mempengaruhi seluruh pemda. Dari sisi fiskal ada penurunan transfer daerah," kataDirektur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Bayu Teja Muliawandi Semarang, Selasa.Beberapa pemerintah daerah, kata dia, masih bergantung para transfer pusat … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut tekanan ekonomi dan fiskal pada 2026 menjadi tantangan pemerintah daerah dalam mewujudkan kelancaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Tekanan ekonomi dan fiskal tentu akan mempengaruhi seluruh pemda. Dari sisi fiskal ada penurunan transfer daerah," kataDirektur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Bayu Teja Muliawandi Semarang, Selasa.Beberapa pemerintah daerah, kata dia, masih bergantung para transfer pusat … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut tekanan ekonomi dan fiskal pada 2026 menjadi tantangan pemerintah daerah dalam mewujudkan kelancaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Tekanan ekonomi dan fiskal tentu akan mempengaruhi seluruh pemda. Dari sisi fiskal ada penurunan transfer daerah," kataDirektur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Bayu Teja Muliawandi Semarang, Selasa.Beberapa pemerintah daerah, kata dia, masih bergantung para transfer pusat … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut tekanan ekonomi dan fiskal pada 2026 menjadi tantangan pemerintah daerah dalam mewujudkan kelancaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Tekanan ekonomi dan fiskal tentu akan mempengaruhi seluruh pemda. Dari sisi fiskal ada penurunan transfer daerah," kataDirektur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Bayu Teja Muliawandi Semarang, Selasa.Beberapa pemerintah daerah, kata dia, masih bergantung para transfer pusat … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut tekanan ekonomi dan fiskal pada 2026 menjadi tantangan pemerintah daerah dalam mewujudkan kelancaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Tekanan ekonomi dan fiskal tentu akan mempengaruhi seluruh pemda. Dari sisi fiskal ada penurunan transfer daerah," kataDirektur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Bayu Teja Muliawandi Semarang, Selasa.Beberapa pemerintah daerah, kata dia, masih bergantung para transfer pusat … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us