Turnamen E Sport HDN jaring talent ekonomi kreatif desa
Turnamen E Sport HDN Jaring Talent Ekonomi Kreatif Desa
Boyolali, Jawa Tengah – Perayaan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dimeriahkan dengan Lomba Esports Piala Bupati. Turnamen ini tak hanya bertujuan memeriahkan perayaan, tetapi juga sebagai wadah menjaring talent ekonomi kreatif di kalangan pemuda desa. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boyolali bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) RI.
Pada pelaksanaan Lomba Esports Piala Bupati di Balai Sidang Mahesa Kabupaten Boyolali, Selasa (23/10/2026), Direktur Jenderal (Dirjen) Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Samsul Widodo mengatakan, jumlah peserta di perlombaan ini sangat besar. “Pada hari pertama, tercatat sudah ada 3.000 peserta yang mendaftar. Sekarang tinggal tersisa 32 tim yang akan melanjutkan pertandingan,” ungkap Samsul Widodo.
Turnamen ini diikuti oleh para gamers dari berbagai desa di Kabupaten Boyolali. Mereka berkompetisi pada tiga cabang game populer, yaitu Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire.
Samsul Widodo menekankan bahwa keikutsertaan pemuda desa dalam turnamen E Sport ini merupakan langkah penting dalam mendorong perekonomian kreatif di daerah. “Demi kemajuan perekonomian kreatif desa, kita perlu menjembatani potensi dan skill yang dimiliki para pemuda desa dengan berbagai peluang yang ada. Turnamen ini menjadi salah satu wadah untuk menunjukkan bakat mereka,” ujar Samsul Widodo.
Menurutnya, perkembangan Esports membawa peluang besar bagi generasi muda, khususnya di daerah. Darimana peluang tersebut? “Talenta dalam bidang ini dapat dikembangkan menjadi profesi, seperti player profesional, content creator, pelatih, hingga komunitas. Ekonomi kreatif dapat tercipta dari hobi dan skill yang dimiliki pemuda desa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Samsul Widodo berharap, kemudian dilakukannya pengembangan lebih lanjut terhadap potensi para gamers ini. “Pemerintah akan mendorong program-program pendampingan dan dukungan kepada para pemenang untuk mengembangkan potensi mereka di bidang E Sport. Ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul Esports dari desa yang dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional,” harapnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boyolali, [Nama Kepala Dinas], mengatakan bahwa Turnamen Esports Piala Bupati menjadi agenda rutin di Kabupaten Boyolali. “Tahun ini, kita ingin menekankan peran penting Esports dalam mendorong ekonomi kreatif dan pemberdayaan pemuda desa,” katanya.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan program-program pemerintah desa, seperti desa wisata, pengembangan UMKM, dan lainnya. Pengunjung datang bukan hanya disuguhkan pertandingan seru, tetapi juga potensi desa yang menarik untuk dikembangkan.
Kesimpulan
Lomba Esports Piala Bupati di Kabupaten Boyolali menorehkan langkah meriah dalam perayaan HDN 2026. Turnamen ini menjadi bukti bahwa Esports bukan hanya sekadar permainan, melainkan sebuah peluang menunjang kemajuan ekonomi kreatif di kalangan pemuda desa. Dengan memberikan wadah bagi para gamer untuk berkreasi, turnamen ini diharapkan dapat melahirkan talent dan berdampak positif bagi perekonomian desa di masa depan.