UMS perkuat peran sebagai poros intelektual lewat pengukuhan lima gubes
UMS Perkuat Peran Sebagai Poros Intelektual Lewat Pengukuhan Lima Guru Besar
Solo, 10 Januari 2023 – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran sebagai pusat intelektual di Indonesia dengan mengukuhkan lima dosen baru sebagai Guru Besar dalam Sidang Senat Terbuka di Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/1).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi inspektur upacara, mengutip bahwa UMS telah menjadi institusi pendidikan yang tepercaya di tengah masyarakat dan memiliki peran penting dalam perkembangan pengetahuan dan kemajuan bangsa. “Pengukuhan Guru Besar ini adalah bentuk nyata dari komitmen UMS dalam berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia,” ujarnya.
Acara pengukuhan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para guru besar UMS, serta keluarga dan kolega para profesor yang dikukuhkan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Prosesi dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa yang diiringi lantunan qasidah oleh perwakilan mahasiswa UMS. Rektor UMS, Prof. Fathul Wahid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan lima guru besar ini merupakan momentum penting bagi pengembangan kualitas akademik dan riset UMS.
“Guru Besar adalah perwujudan dari hasil penelitian dan dedikasi para dosen yang telah mencapai puncak karir akademis,” terangnya. Ia berharap para guru besar baru dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta melahirkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kelima dosen yang dikukuhkan adalah:
Prof. Dr. Endro Susanto, M.Pd., dari Fakultas Ilmu Pendidikan
Prof. Dr. Ir. Siti Nurjannah, M.S., dari Fakultas Teknik
Prof. Dr. KH. Saladin M.A., MA., dari Fakultas Agama Islam
Prof. Dr. Wiwin Martini, S.E., M.S.I., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Prof. Dr. Agus Santoso, M.Hum., dari Fakultas Ilmu Budaya
Setiap guru besar baru menyampaikan orasi ilmiah dengan tema yang spesifik dan relevan dengan bidang studi masing-masing. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengukuhan dan pelantikan para guru besar baru oleh Rektor UMS.
Dengan pengukuhan ini, UMS kini memiliki total 65 guru besar, yang secara kolektif diharapkan dapat menggerakkan berbagai kegiatan penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pendidikkan yang berkualitas tinggi.
Prof. Dr. KH. Saladin M.A., MA., yang merupakan satu dari lima guru besar baru, menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab besar. “Sebagai guru besar, saya berkomitmen untuk berkontribusi bagi UMS dan masyarakat dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan membina generasi penerus yang berkualitas,” ujar beliau.
Pengukuhan guru besar di UMS menjadi simbol nyata kemajuan dan cita-cita untuk menjadi poros intelektual yang tinggi. Dukungan terus menerus dari stakeholder, baik internal maupun eksternal, diharapkan dapat mendorong UMS untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.