Wagub Jateng menyoroti naiknya kasus kecelakaan kerja
Wagub Jateng: Kesadaran K3 Harus Tingkatkan Hekat Seiring Kasus Kecelakaan Kerja yang Meningkat
Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyoroti peningkatan kasus kecelakaan kerja di Jawa Tengah dalam beberapa waktu terakhir. Ia mengekspresikan keresahannya dan meminta semua perusahaan di Jawa Tengah untuk meningkatkan kesadaran dan pembudayaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Angka kecelakaan kerja yang terus meningkat ini menjadi perhatian serius bagi kita semua. K3 bukan hanya tentang aturan, tapi juga tentang tanggung jawab moral untuk melindungi setiap pekerja,” ujar Wagub Taj Yasin saat membuka forum diskusi tentang K3 di Semarang, Senin (16/10/2023).
Data yang ditunjukkan oleh BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jateng dan DIY menunjukkan tren kenaikan angka kecelakaan kerja di Jawa Tengah yang signifikan. Data mencatat 15.408 kasus pada tahun 2022, kemudian melonjak menjadi 18.225 kasus pada 2023, 21.828 kasus pada 2024 dan terus meningkat menjadi 32.870 kasus pada 2025.
Peningkatan angka ini, menurut Wagub Taj Yasin, tidak dapat dibiarkan. Ia menekankan perlunya kerjasama dan komitmen yang kuat dari semua pihak, baik pemerintah, pengusaha, maupun pekerja.
“Harus ada sinergi dan tanggungjawab bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat,” tegas Wagub.
Dalam forum tersebut, Wagub Taj Yasin memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran K3. Salah satunya adalah melalui kampanye dan sosialisasi secara masif, serta pelatihan bagi para pekerja dan pengusaha. Namun, ia mengaku, upaya tersebut belum sepenuhnya efektif jika tidak diimbangi dengan kesadaran yang tinggi dari setiap individu.
“Pembangunan infrastruktur dan pelatihan penting, tetapi yang utama adalah budaya kerja yang menghormati keselamatan dan kesehatan,” ujarnya.
Wagub Taj Yasin berharap, forum diskusi ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen bersama dalam pembudayaan K3. Ia mengajak semua pihak untuk lebih proaktif dan inovatif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Meningkatkan kualitas K3 di Jawa Tengah, menurutnya, tidak hanya tentang menghindari kecelakaan kerja. Namun, ia juga tentang meningkatkan produktivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh warga.
“Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah investasi. Investasi untuk manusia, investasi untuk masa depan Jawa Tengah yang lebih baik,” tutup Wagub Taj Yasin.