Wisuda Ma’had Abu Bakar UMS cetak lulusan mumpuni Bahasa Arab
Wisuda Ma’had Abu Bakar UMS Cetak Lulusan Mumpuni Bahasa Arab
Surakarta, (30/10/2023) – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar wisuda Ma’had Abu Bakar As-Siddiq pada hari ini. Acara wisuda yang berlangsung di Aula Prof. Dr. Fathurrahman, UMS, ini membanggakan kampus karena mencetak lulusan yang handal dalam bahasa Arab siap berkontribusi dalam dakwah global.
Rektor UMS, Prof. Dr. Masjkur, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan bahasa Arab bagi umat Islam. “Bahasa Arab adalah bahasa komunikasi utama dalam perkembangan ilmu pengetahuan Islam dan persuratan kitab agama. Pemahaman mendalam akan bahasa Arab menjadi bekal intelektual yang sangat krusial bagi para generasi penerus untuk memaknai kerukunan di kalangan umat Islam,” ujarnya.
Wisuda kali ini memfokuskan penguatan pendidikan keislaman melalui pengukuhan keahlian bahasa Arab. Peserta wisuda yang berjumlah 13 siswa-siswi ini telah berbekal program studi yang mengharuskan mereka mendalami bahasa Arab dan ilmu keagamaan. Mereka akan siap meneruskan dakwah di berbagai kalangan dan berfasilitasi komunikasi antar umat Islam di tingkat global.
Menariknya, acara wisuda ini diisi dengan muhadharah ilmiah oleh Syaikh Rasyid Mansur Ash-Shabahi, seorang ulama terkemuka dari Sudan. Beliau mengupas tema “Al-Lughah Al-Arabiyyah baina Mas’uliyatil Ummah Al-Islamiyyah wa Tahaddiyat ‘Ashr Adz-Dzaka’ Al-Ishthina’i” yang berarti “Bahasa Arab Jogjajateng.com Tanggung Jawab Umat Islam dan Tantangan Abad Ini”.
Dalam sambutannya, Syaikh Rasyid Mansur Ash-Shabahi menekankan pentingnya penguasaan bahasa Arab sebagai jembatan untuk pengembangan ilmu dan pemahaman agama. “Bahasa Arab adalah kunci untuk memahami ajaran Islam secara asli dan autentik. Lulusan Ma’had Abu Bakar UMS memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan dakwah Islam dengan bahasa Arab sebagai media utama,” ucapnya.
Syaikh Ash-Shabahi juga menyoroti tantangan yang dihadapi umat Islam di era globalisasi, di mana isu-isu seperti ekstremisme dan penyebaran berita hoax semakin marak. Ia mengajak para lulusan untuk cerdas dalam menghadapi tantangan tersebut dengan memanfaatkan bahasa Arab sebagai alat untuk menyebarkan pesan Islam yang penuh kasih sayang dan toleransi.
Perlu diketahui, proses belajar di Ma’had Abu Bakar UMS tidak hanya terfokus pada kemampuan bahasa Arab. Lulusan juga dibekali dengan pengetahuan agama, budaya Arab, dan karakter islami yang kuat. Hal ini diharapkan dapat membentuk pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan agama.
Wisuda Ma’had Abu Bakar As-Siddiq bukan hanya sekadar penutupan program studi, tetapi menjadi titik awal bagi para lulusan untuk berkarya di berbagai bidang, khususnya dalam dakwah dan pendidikan keagamaan. Dengan bekal keahlian bahasa Arab yang mumpuni, para lulusan diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam penganjuran nilai-nilai Islam di tengah dunia yang kompleks ini.