Anggota DPR menilai pendidikan lingkungan hidup kunci putus siklus bencana
Anggota DPR: Pendidikan Lingkungan Hidup Kunci Putus Siklus Bencana
Jakarta (10/10/2023) – Anggota Komisi X DPR RI, Andi Muawiyah Ramly, menilai pendidikan lingkungan hidup yang dihadirkan sejak dini dan berkelanjutan pada anak merupakan kunci dalam memutus siklus bencana. Pendidikan ini, menurutnya, harus menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan formal dan informal sejak jenjang pendidikan dasar.
“Pendidikan lingkungan hidup harus menjadi bekal penting bagi anak-anak agar mereka memahami pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Pengetahuan tentang lingkungan hidup yang baik akan membantu mereka dalam mengurangi risiko bencana dan membangun masyarakat yang lebih tangguh,” tutur Andi Muawiyah di sela-sela Seminar Nasional tentang “Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Generasi Muda: Mencegah Siklus Bencana.”
Andi Muawiyah menekankan bahwa bencana bukan hanya masalah fisik tapi juga sosial dan budaya. Upaya untuk memutus siklus bencana harus melibatkan semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Dengan mendidik anak sejak dini tentang pentingnya hidup berkelanjutan, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu mengambil tindakan preventif untuk meminimalisir bencana.
“Pendidikan lingkungan hidup harus tidak hanya sebatas teori. Kita perlu mengimplementasikannya melalui kegiatan dan praktik nyata,” tambahnya. Andi Muawiyah menggiurkan adanya kolaborasi Jogjajateng.com pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam memberikan pendidikan lingkungan hidup yang komprehensif.
Beberapa contoh praktek nyata yang dapat diimplementasikan, menurut Andi Muawiyah adalah:
Pendidikan Sekolahandalam : menapakkan materi lingkungan hidup dalam kurikulum sekolah, khususnya di jenjang dasar melalui kegiatan belajar-mengasah seperti berkebun, pengelolaan sampah, dan program konservasi sumber daya alam.
Ekstensi Pendidikan : Melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, klub lingkungan, atau kegiatan komunitas yang fokus pada isu lingkungan hidup.
Pendidikan di Rumah : Orang tua perlu menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan di rumah agar anak belajar sejak dini mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
Pendidikan melalui Media : Media massa dan platform digital dapat berperan besar dalam menyebarkan pesan-pesan edukasi lingkungan hidup kepada generasi muda.
Seminar Nasional yang dihadiri berbagai pihak, seperti akademisi, guru, dan perwakilan komunitas lingkungan hidup, membahas berbagai tema terkait pendidikan lingkungan hidup untuk generasi muda. Acara ini diharapkan dapat menjadi katalis untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan positif dalam menghadapi tantangan bencana.
Terlepas dari berbagai upaya untuk memutus siklus bencana, Andi Muawiyah menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan tanggap bencana di berbagai tingkatan.