Banjir rendam sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Grobogan
GROBOGAN, 19 Oktober 2023 – Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dilanda banjir pada Rabu (18 Oktober 2023) di sejumlah wilayah akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur beberapa kecamatan selama beberapa hari terakhir. Banjir tersebut mengakibatkan genangan di permukiman warga, akses jalan, dan beberapa fasilitas umum.
Ibukota Kabupaten Grobogan terdampak banjir di beberapa wilayah. Jalan utama sekitar AlUN-alUN, Kampung Kali, dan sekitar Pasar Grobogan terendam sambung sekitar 30 sentimeter. Genangan juga menggenangi beberapa permukiman di sekitar bJogjajateng.comn sungai dan rawa.
“Hujan deras sudah berlangsung selama tiga hari. Genangan mulai naik di Rabu pagi dan mencapai puncaknya pada sore hari. Kami ramai-ramai membersikan rumah karena air masuk,” ungkap Sri, warga Kelurahan Mangunjeruk, yang rumahnya terendam hingga sedahulu paha.
Di Kecamatan Pulokulon, banjir merendam sebagian besar desa dan mematikan akses jalan penghubung antar desa. Petugas BPBD Grobogan bersama warga setempat melakukan upaya evakuasi warga yang terdampak banjir. Selain itu, distribusi bantuan logistik dan makanan pokok juga dilakukan ke para korban banjir.
“Kami mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan banjir untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika terjadi peningkatan debit air,” pesan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan, Warsito.
keras, dan akses jalan penghubung antar desa terputus. Warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.
Selain Pulokulon, beberapa kecamatan lainnya seperti Balong, Grogol, dan Purwodadi juga mengalami genangan air akibat meluapnya sungai dan drainase yang tergenang. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Grobogan terus melakukan upaya untuk mengeluarkan kelebihan air dari pemukiman warga.
Banjir ini menjadi peringatan bagi masyarakat Grobogan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan. Penting bagi warga untuk memahami lokasi wilayah rawan banjir dan memiliki rencana evakuasi yang matang.
Warsito juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan drainase tersalurkan dengan baik guna mencegah terjadinya banjir di masa mendatang.
“Kita semua harus berperan aktif dalam mencegah dan meminimalisir dampak banjir,” imbuhnya.
Semoga situasi banjir di Kabupaten Grobogan segera teratasi dan semua masyarakat dapat kembali dalam keadaan normal.