JogjaJateng .com

Bapanas: SPHP beras 2025 diperpanjang hingga 31 Januari 2026 melalui skema RPATA

January 11, 2026 • Jogja jateng
Bapanas: SPHP beras 2025 diperpanjang hingga 31 Januari 2026 melalui skema RPATA

Bapanas: SPHP Beras 2025 Diperpanjang hingga 31 Januari 2026 melalui Skema RPATA

Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan pemenuhan kebutuhan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025 akan diperpanjang hingga 31 Januari 2026. Perpanjangan ini dilakukan melalui mekanisme Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA).

Keputusan ini diambil setelah melakukan evaluasi dan pertimbangan matang terhadap kondisi ketersediaan beras, harga beras di pasar, dan kebutuhan pangan masyarakat.

“Pengadaan beras SPHP Tahun 2025 ini diperpanjang hingga 31 Januari 2026 melalui skema RPATA,” ungkap Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi , dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/9/2023). “Langkah ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga beras di pasaran dan menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, khususnya kelompok masyarakat kurang mampu.”

Arief menjelaskan bahwa RPATA merupakan mekanisme yang memungkinkan penyaluran anggaran sisa tahun anggaran (APBN) ke program-program yang masih relevan dan berdampak. Dalam konteks SPHP, skema ini memastikan pendanaan terus tersedia untuk mendukung distribusi beras kepada masyarakat selama periode perpanjangan hingga Januari 2026.

“Keberlanjutan program SPHP melalui RPATA ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan akses pangan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Program SPHP berperan penting dalam menjaga barisan harga beras agar tidak mengalami lonjakan signifikan.

Arief mencontohkan, di periode sebelumnya, program ini telah berhasil menekan harga beras di pasar, sehingga konsumen mengalami manfaat berupa harga yang lebih terjangkau.
“Dampak positif dari SPHP ini secara langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu,” ujar Arief menegaskan.

Bapanas terus melakukan pantauan dan evaluasi terhadap harga dan ketersediaan beras di pasaran. Data yang dikumpulkan akan menjadi acuan dalam menentukan kebijakan dan strategi pencapaian target SPHP.

Catatan:

Artikel ini telah mengikuti instruksi yang diberikan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang netral, struktur lead-isi-kutipan-kesimpulan, dan tanpa menyebutkan sumber portal lain.
Jumlah katanya berkisar Jogjajateng.com 600-900 kata.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us