Bulog sebut distribusi minyak goreng DMO dimulai per Januari 2026
Bulog Sebut Distribusi Minyak Goreng DMO Dimulai Per Januari 2026
Jakarta, Muh, 8 Oktober 2023 : Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengumumkan bahwa distribusi minyak goreng kewajiban pasar domestik (DMO) akan dimulai pada bulan Januari 2026.
Penyerapan ke dalam sistem DMO ini, menurut Rizal, sesuai dengan instruksi pemerintah untuk menstabilkan harga dan ketersediaan minyak goreng di pasar domestik.
“Target awal implementasi DMO adalah 1 Januari 2026. Kami sedang finalisasi teknis dan melakukan persiapan yang teliti agar program ini berjalan lancar,” ujar Rizal, ketika ditemui di Jakarta, Senin (8/10/2023).
Lebih lanjut, Rizal menjelaskan bahwa Bulog akan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dan industri pengolah minyak goreng dalam menjalankan DMO.
“Kami akan memastikan bahwa DMO dapat berjalan efektif dan adil bagi seluruh pihak, baik produsen, pengediler, maupun masyarakat.”
neros
Diungkapkannya juga bahwa DMO akan memberikan jaminan ketersediaan minyak goreng di pasar dalam negeri, sehingga masyarakat tidak mengalami kelangkaan dan peningkatan harga yang drastis.
“DMO ini bukan hanya untuk menjaga harga di pintu retail, tetapi juga untuk memastikan stabilisasi harga di hilir, sehingga pedagang dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.
Rizal juga menekankan bahwa Bulog turut berupaya untuk memastikan kualitas minyak goreng yang dipasarkan dalam negeri tetap terjaga.
“DMO akan memberikan ruang bagi Bulog untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap kualitas minyak goreng yang masuk ke dalam sistem distribusi,” lanjutnya.
Proses finalisasi teknis DMO, menurut Rizal, meliputi penentuan volume produksi, komposisi jenis minyak goreng, dan mekanisme penyaluran kepada konsumen akhir.
“Kami juga akan selalu berkoordinasi dengan industri dan pemerintah untuk memperbaiki dan memaksimalkan program ini sesuai dengan kebutuhan pasar,” pungkasnya.
Pembukaan distribusi DMO minyak goreng pada awal tahun 2026 diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng di pasaran. Pemenuhan kebutuhan masyarakat akan produk makanan pokok ini menjadi salah satu fokus utama yang digeluti pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Perusahaan Negara.