JogjaJateng .com

Bupati: Labuhan Parangkusumo untuk ajak generasi muda lestarikan budaya

January 19, 2026 • Jogja jateng
Bupati: Labuhan Parangkusumo untuk ajak generasi muda lestarikan budaya

Bupati: Labuhan Parangkusumo untuk Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

BANTUL, Yogyakarta – Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyebut upacara adat Labuhan Hajad Dalem Tingalan Jumenengan Dalem yang digelar Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, sebagai upaya konkrit untuk mengajak generasi muda turut melestarikan budaya Jawa. Ia berharap, generasi penerus dapat memahami arti pentingnya budaya dalam membentuk identitas dan merawat nilai luhur bangsa.

Upacara Labuhan Hajad Dalem Tingalan Jumenengan Dalem merupakan tradisi setiap 21 tahun sekali yang dilakukan Keraton Yogyakarta untuk bersemo-semo dan memohon keselamatan kepada leluhur serta Keberuntungan bagi Sultan dan seluruh masyarakat Yogyakarta.

“Upacara ini sangat penting untuk mengingatkan kita bahwa budaya merupakan identitas bangsa. Tradisi seperti ini harus terus kita lestarikan, terutama oleh generasi muda, agar budaya Jawa tidak punah,” ujarnya ketika menghadiri acara di Pantai Parangkusumo, Selasa (25/7).

Menurut Bupati, generasi muda merupakan garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan budaya. Mereka memiliki peran mengisahkan keindahan dan nilai-nilai luhur budaya kepada generasi berikutnya. “Melalui partisipasi aktif mereka, budaya kita akan terus berkembang dan hidup dalam masyarakat,” katanya.

Bupati Muslih juga mengapresiasi Keraton Yogyakarta atas upaya dan dedikasinya dalam melestarikan budaya Jawa. Ia percaya, melalui aktivitas-aktivitas seperti Labuhan Hajad Dalem Tingalan Jumenengan Dalem , potensi pariwisata budaya di Bantul akan semakin meningkat.

“Pantai Parangkusumo kita jadikan tempat yang istimewa untuk melestarikan budaya. Tempat ini sudah menjadi ikon wisata budaya bagi masyarakat luas. Saya harap ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dari segi ekonomi maupun sosial budaya,” tuturnya.

Labuhan Hajad Dalem Tingalan Jumenengan Dalem ini diwarnai dengan ritual-ritual adat yang dilaksanakan dengan khusyuk oleh penggebetan Keraton. Jogjajateng.com lain, prosesi pelepasan sesajen ke dalam laut, pemasangan tumpeng dan doa bersama.

Pantauan langsung, ribuan pemasok, para wisatawan, dan masyarakat setempat menyaksikan langsung upacara adat tersebut. Selain itu, berbagai macam pertunjukan seni tradisional juga memeriahkan suasana, seperti tari Bedhaya, keping, dan drum bedol.

Kesan positif dari acara ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Bupati Muslih berharap, generasi muda dapat menjadikan Labuhan Hajad Dalem Tingalan Jumenengan Dalem artim sebagai pewaris budaya yang berharaga untuk disampaikan kepada generasi berikutnya. Diharapkan juga, besoknya kegiatan ini dapat semakin dipermanis dan menjadi salah satu ikon budaya di Kabupaten Bantul.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us