JogjaJateng .com

Disperindag: Harga kebutuhan pokok di Sleman turun usai libur Nataru

January 10, 2026 • Jogja jateng
Disperindag: Harga kebutuhan pokok di Sleman turun usai libur Nataru

Disperindag: Harga Kebutuhan Pokok di Sleman Turun Usai Libur Nataru

Sleman, DIY – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat adanya penurunan harga komoditas barang kebutuhan pokok di wilayah itu pasca libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini menunjukkan efek positif dari perlambatan permintaan pada masa liburan.

Kepala Disperindag Sleman, Yulianto R. Wibowo mengatakan bahwa penurunan harga terjadi pada beberapa komoditas penting, seperti beras, telur ayam, daging sapi, dan cabai. Menurut data yang dikumpulkan oleh tim pengawas harga di lapangan, penurunan harga ini mencapai beberapa persen.

“Kita melihat tren penurunan harga beberapa komoditas penting setelah mereda masa liburan. Ini menunjukkan stabilisasi harga di pasaran Sleman,” ungkap Yulianto.

Penurunan Harga Beragam

Data yang dikumpulkannya menunjukkan bahwa harga beras, salah satu komoditas penting di daftar kebutuhan pokok, mengalami penurunan sekitar 2-3%. Hal ini terjadi karena aktivitas jual beli pasca libur cenderung menurun, sehingga pasokannya lebih berimbang dengan permintaan masyarakat.

“Untuk daging sapi dan ayam, harga mengalami penurunan sekitar 1-2%. Penurunan ini muhterscheinlich disebabkan oleh berkurangnya permintaan daging dalam periode Natal dan Tahun Baru. Pasokan daging juga lebih stabil pasca libur,” terang Yulianto.

Sementara itu, harga telur ayam juga mengalami penurunan sedikit, sekitar 5%, yang didasari oleh relatifnya stabilnya produksi dan pasokan telur ayam di pasaran Sleman.

Yulianto menambahkan, harga cabai, yang biasanya fluktuatif, juga menunjukkan penurunan meskipun tidak signifikan, sekitar 1%.

“Penurunan ini diharapkan bisa menjadi angin segar bagi masyarakat Sleman, khususnya dalam mengelola anggaran belanja rumah tangga,” ujar Yulianto.

Efektivitas Peranan Pemerintah

Sementara itu, Yulianto mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah berbagai dinamika pasar. Selain pengawasan harga, Disperindag menyediakan informasi terkini mengenai harga barang kebutuhan pokok kepada masyarakat melalui media sosial dan website resmi Dinas.

“Di samping itu, kita juga terus berkoordinasi dengan pelaku usaha dan pihak terkait lainnya untuk memastikan ketersediaan dan distribusi barang kebutuhan pokok di pasaran Sleman berjalan lancar,” tambah Yulianto.

Kesimpulan

Penurunan harga komoditas kebutuhan pokok di Sleman setelah libur Natal dan Tahun Baru merupakan indikator positif bagi stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Penurunan ini menunjukkan bahwa pasar harga dalam kondisi yang relatif stabil dan masyarakat dapat menikmati harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau. Pemerintah Kabupaten Sleman terus bekerja keras untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat Sleman.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us