Dokter: Kurang vitamin D penyebab umum kelainan bentuk kaki pada anak
Dokter: Kurang Vitamin D Penyebab Umum Kelainan Bentuk Kaki pada Anak
Tangerang Selatan, Banten – Kekurangan vitamin D, yang seringkali terjadi akibat malnutrisi atau kurangnya paparan sinar matahari, menjadi penyebab umum kelainan bentuk kaki pada anak. Kabar buruk ini diungkapkan oleh dr. Riandi Miswar, Sp.A dokter spesialis anak di RSIA Bunda Permata, Tangerang Selatan.
Menurut dr. Riandi, kelainan bentuk kaki pada anak dapat berupa genu varum (kaki menekuk ke luar seperti bentuk huruf “O”) atau genu valgum (kaki menekuk ke dalam seperti bentuk huruf “X”). Kondisi ini dapat terjadi karena tulang paha dan tulang kering belum terbentuk dengan sempurna.
“Jenis kelainan bentuk kaki ini biasanya muncul pada usia menginjak 1-2 tahun, saat anak mulai berjalan,” jelas dr. Riandi saat ditemui di prakteknya. “Beberapa kasus ketika vitamin D-nya rendah itu kan menyebabkan pertumbuhan tulang yang terganggu. Tidak hanya pada kaki, namun juga pada tulang lainnya. Akibatnya, terjadi kelainan bentuk tulang yang bisa berupa genu varum atau genu valgum,”
Vitamin D sendiri berperan penting dalam penyerapan kalsium, mineral esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang. Calcium membantu membangun struktur tulang yang kuat dan kokoh. Tanpa cukup kalsium dan vitamin D, tulang anak-anak justru tumbuh lemah dan rapuh, sehingga menyebabkan deformitas.
Ada beberapa faktor lain yang dapat berkontribusi terhadap kelainan bentuk kaki, selain defisiensi vitamin D. Faktor genetik, riwayat keluarga, obesitas, dan riwayat penyakit tertentu juga dapat meningkatkan risiko kelainan bentuk kaki.
Bagaimana Mendiagnosis Kelainan Bentuk Kaki?
Mengetahui gejala kelainan bentuk kaki pada anak penting untuk segera dilakukan penanganan. Dr. Riandi menjelaskan beberapa tanda yang bisa menjadi perhatian agar orang tua bisa membawa anak ke dokter untuk pemeriksaan.
“Kecenderungan anak tampak kesulitan berjalan,” ujar dr. Riandi. “Tidur dengan posisi kaki menekuk ke dalam atau keluar secara berlebihan, atau kaki tampak tidak simetris ketika berdiri. Ini semua bisa menjadi tanda adanya kelainan bentuk kaki.”
Pemeriksaan oleh dokter spesialis anak akan membantu mengetahui derajat kelainan bentuk kaki dan penyebabnya. Pemeriksaan fisik, pemeriksaan foto sinar-X, dan tes darah untuk mengukur kadar vitamin D adalah beberapa langkah yang mungkin dilakukan untuk mendiagnosa secara tepat.
Pentingnya Deteksi Dini
Deteksi dini kelainan bentuk kaki sangat penting. Semakin cepat diagnosed dan ditangani, maka semakin besar kesempatan anak untuk tumbuh dengan kaki yang normal dan sehat.
“Pada kasus kekurangan vitamin D, pemberian suplemen vitamin D dan kalsium dapat membantu memperbaik kondisi tulang hingga mendukung pertumbuhan yang optimal,” ungkap dr. Riandi.
“Namun, dalam kasus yang lebih serius, terapi fisik, penopang kaki, dan bahkan operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki bentuk kaki dan meminimalisir efek jangka panjang.
“Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk rutin membawa anaknya ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan rutin. Pemeriksaan dini dapat membantu mencegah komplikasi serius,” pungkas dr. Riandi.