Faktor ekonomi dan hukum dapat ciptakan ketahanan nasional
Faktor Ekonomi dan Hukum Dapat Ciptakan Ketahanan Nasional
Jakarta, (24 Oktober 2023) – Ketahanan nasional merupakan tema krusial dalam menjaga stabilitas dan keamanan suatu negara. Terhadap hal ini, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Ace Hasan Syadzily, menekankan pentingnya penguatan ekonomi dan hukum sebagai pondasi utama.
“Tanpa ekonomi dan hukum yang kuat,” ujar Ace Hasan dalam seminar ketahanan nasional di Jakarta, “ketahanan nasional akan sulit terwujud dan terjaga. Dua faktor ini menjadi aspek fundamental dalam membangun negara yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan.”
Syadzily menjelaskan, ekonomi yang sehat menjadi landasan bagi negara untuk membangun kekuatan fisik dan non-fisik. Peningkatan sistem ekonomi yang efektif akan melahirkan lapangan pekerjaan, kesejahteraan masyarakat, dan daya saing nasional. “Semakin baik sistem ekonomi, semakin kuat pula fondasi negara dalam menjaga kedaulatannya,” katanya.
Dalam hal ini, keberlanjutan ekonomi nasional dapat dicapai melalui diversifikasi industri, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur. Peluang pasar global dan teknologi yang berkelanjutan harus dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, hukum yang kuat dan adil menjadi penjaga ketertiban dan stabilitas sosial. Sistema hukum yang efektif akan memastikan penegakan hak dan kewajiban warga negara, mencegah terjadinya tindak kriminalitas, serta menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif. “Hukum yang ditegakkan secara jujur dan adil akan mengikis potensi konflik dan menjaga persatuan bangsa,” tegas Syadzily.
Pembungusan praktik korupsi, nepotisme, dan pelanggaran hukum lainnya sangat penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap sistem. Transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem hukum yang kuat dan adil.
Ditengah pernyataan ini, Ace Hasan Syadzily juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketahanan nasional. Ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan kebijakan dan mengawasi pemerintahan.
“Ketahanan nasional bukan tugas pemerintah semata, tetapi tanggung jawab seluruh warga negara,” papar Syadzily. “Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan sosial sangatlah penting.”
Ia juga mendorong peran aktif generasi muda dalam menjaga ketahanan nasional. “Generasi muda memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa. Pembangunan karakter, pendidikan, dan pengembangan inovatif menjadi kunci bagi generasi muda dalam membangun ketahanan nasional,” tutup beliau.
Kesimpulan
Penguatan ekonomi dan hukum menjadi fondasi yang kuat dalam membangun ketahanan nasional. Sistem ekonomi yang sehat dan sistem hukum yang adil akan menciptakan negara yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan. Keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan sosial.