Gagal manfaatkan peluang jadi penyebab Arema kalah dari Persita
Gagal Manfaatkan Peluang Jadi Penyebab Arema Kalah dari Persita
Malang – Arema FC harus mengakui kekalahan 0-1 dari Persita Tangerang dalam pertandingan Big Match pekan ke-27 Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa sore. Kemenangan Persita diwarnai kontroversi saat sejumlah peluang emas yang dimiliki Arema tak mampu mereka manfaatkan menjadi gol. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa kegagalan dalam menyelesaikan peluang menjadi penyebab utama kekalahan tersebut.
“Semua tahu kalau selama pertandingan kita punya banyak peluang emas. Sayangnya, kita tidak mampu mengonversi peluang-peluang itu menjadi gol,” ungkap Santos kepada awak media usai pertandingan.
Arema FC terlihat mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Mereka menekan lini pertahanan Persita dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya di kotak penalti. Namun, ketajaman para penyerang Arema kurang, sehingga peluang-peluang tersebut gagal ditunaikan.
Salah satu peluang emas yang hilang terjadi pada babak pertama melalui tendangan Enok, yang hanya sayatan tipis dari gawang Persita. Di babak kedua, Arema terus berusaha mencetak gol, namun lini pertahanan yang rapat dari Persita berhasil menggagalkan usaha mereka.
“Kami sudah coba menyerang agresif dan menciptakan banyak peluang, tapi disayangkan tidak ada gol. Pemain-pemain sudah berjuang, tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” sambung Santos.
Meskipun kecewa dengan hasil tersebut, Santos tetap menunjukkan rasa hormat kepada Persita. Ia menilai Persita bermain dengan strategi yang matang dan pantas meraih kemenangan.
“Selamat untuk Persita, sepertinya hari ini mereka bermain lebih baik dan lebih siap dalam memanfaatkan peluang,” ujar Santos.
Permainan Arema terutama di babak pertama berkutat pada serangan cepat dan pergerakan individu. Namun seiring berjalannya waktu, serangan Arema mulai kehilangan ketajaman. Persita, yang tertekan, perlahan mulai menguasai tempo permainan dan pressing tinggi di lini tengah.
Gol tunggal Persita tercipta pada menit ke-68 melalui sepakan keras Ze Valente yang menggetarkan gawang Arema. Usai gol itu, Arema FC berusaha mengejar ketertinggalan, namun upaya mereka tak membuahkan hasil.
Kekalahan ini merupakan pukulan keras bagi Arema FC yang sedang berada di posisi ketujuh klasemen sementara Liga 1.
“Kekalahan ini menjadi pelajaran untuk kami memperbaiki penampilan dalam pertandingan selanjutnya.
Kami tentunya harus lebih fokus dan cermat dalam memanfaatkan peluang,” pungkas Santos.
Arema FC kini harus punya mental yang lebih kuat dan fokus untuk membalikkan keadaan di sisa pertandingan musim ini. Marko Santos dan timnya harus segera fokus belajar dari kesalahan dan mencari solusi untuk kembali meraih kemenangan dalam pertandingan selanjutnya.