Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 900 meter di atas puncak
Gunung Semeru Kembali Erupsi dengan Tinggi Letusan Hingga 900 Meter
Lumajang – Gunung Semeru, gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Jumat sore, 26 Januari 2023. Erupsi ini mengeluarkan kolom abu vulkanik setinggi 900 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), letusan tersebut terjadi sekitar pukul 15.23 WIB. Letusan ini terpantau dalam skala vulkanik eksplosif dengan intensitas yang cukup tinggi.
“Kolom abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan tinggi sekitar 900 meter di atas puncak,” demikian disampaikan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pusat, Hendrasto dalam keterangan resminya.
Hendrasto menambahkan, erupsi tersebut disertai guguran lava dengan jarak lontaran mencapai 1,5 kilometer di lereng selatan Gunung Semeru.
“Akibat erupsi ini, hujan abu juga turun di beberapa daerah sekitar gunung,” ujarnya.
Warga di sekitar Gunung Semeru diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi bencana. Masyarakat juga diimbau untuk tidak berada di radius 5 kilometer dari kawah gunung akibat adanya potensi bahaya guguran lava dan material vulkanik lainnya.
PVMBG terus memantau aktivitas Gunung Semeru dan mengidentifikasi potensi dampak erupsi terhadap aktivitas masyarakat di sekitar gunung.
Evakuasi dan Langkah Penanggulangan
Pemerintah Kabupaten Lumajang langsung melakukan langkah-langkah evakuasi warga yang berada di wilayah-wilayah terancam. Pasukan relawan juga bersinergi dengan aparat untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang mengungsi.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menghimbau kepada masyarakat untuk melihat informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan letusan Gunung Semeru dan mengikuti instruksi yang diberikan.
“Kami terus koordinasikan dengan PVMBG serta instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga dan mengantisipasi berbagai dampak erupsi,” ujar Thoriqul Haq.
Aktivitas Gunung Semeru Selama Beberapa Waktu Terakhir
Gunung Semeru memang telah menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa waktu terakhir. Sejak 2022, gunung ini telah mengalami beberapa kali erupsi kecil.
Hendrasto menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas vulkanik ini merupakan wajar dalam siklus Gunung Semeru. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada dan selalu terinformasi terkait perkembangannya.
Kesimpulan
Erupsi Gunung Semeru pada Jumat sore membuat warga di sekitarnya harus mengungsi dan bersiaga menghadapi potensi bencana lanjutan. Pemerintah setempat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan upaya mitigasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. PVMBG juga memantau aktivitas gunung secara intensif untuk memperkirakan potensi dampak selanjutnya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.