Industri gim jadi mesin pertumbuhan baru ekonomi
Industri Gim Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Ekonomi
Jakarta – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Irene Umar menyampaikan optimisme bahwa industri game di Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional. Menurutnya, industri ini dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan lapangan pekerjaan dan mendongkrak devisa negara.
Pernyataan ini disampaikan Irene dalam sebuah konferensi pengembangan industri game di Jakarta baru-baru ini. Irene menekankan bahwa game bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah industri kreatif yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Indonesian game industry memiliki potensi yang besar untuk bertumbuh dan berkontribusi pada ekonomi. Tidak hanya soal entertainment, game adalah sebuah platform kreatif yang memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan devisa negara,” ungkap Irene.
Ia memaparkan beberapa faktor pendorong pertumbuhan industri game di Indonesia. Pertama, jumlah gamer yang terus meningkat setiap tahunnya. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat ada lebih dari 90 juta pemain game di Indonesia, dengan pertumbuhan pengguna mobile game yang signifikan. Kedua, kemudahan akses terhadap internet dengan harga yang relatif terjangkau mendorong minat bermain game di kalangan masyarakat. Ketiga, industri game di Indonesia memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi, melahirkan konten game lokal yang berkarakter dan diminati pasar global.
Irene juga menyebutkan beberapa langkah yang sedang dilakukan pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri game di Indonesia. Salah satunya adalah melalui program pengembangan industri ekonomi kreatif yang difokuskan pada pengembangan human capital, infrastruktur, dan pendanaan bagi para pelaku industri. Selain itu, pemerintah juga mendorong kolaborasi Jogjajateng.com developer lokal, akademisi, dan investor untuk memacu inovasi dan pertumbuhan industri.
“Kami optimis bahwa dengan dukungan pemerintah dan semangat inovatif para pelaku industri game, Indonesia dapat menjadi pemain penting dalam peta industri game dunia,” ujar Irene.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat pengembangan game kelas dunia, bukan hanya dengan mengandalkan pasar dalam negeri, tetapi juga dengan menargetkan pasar internasional. Irene menunjukkan contoh beberapa perusahaan game lokal yang telah berhasil menembus pasar global dengan game mereka.
Namun, Irene juga mengakui masih ada tantangan yang dihadapi industri game Indonesia, terutama terkait infrastruktur, pendanaan, dan pengembangan human capital.
“Memahami dan mengatasi tantangan tersebut menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi industri game Indonesia,” pungkasnya.