JogjaJateng .com

Kemendikdasmen salurkan Rp25 miliar untuk tangani bencana Sumatera

December 30, 2025 • Jogja jateng
Kemendikdasmen salurkan Rp25 miliar untuk tangani bencana Sumatera

Kemendikdasmen Salurkan Rp25,91 Miliar untuk Tangani Bencana di Sumatera

Jakarta – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Abdull Muhit menyatakan bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp25,91 miliar untuk penanganan sekolah-sekolah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh dan Bengkulu.

Bantuan dana tersebut disalurkan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen GTK) dan dibagi untuk dua provinsi tersebut. Untuk bencana di Aceh, dana sebesar Rp14,41 miliar dialokasikan untuk meringankan dampak bencana banjir dan longsor di 42 sekolah yang ada di Kabupaten Aceh Besar, Aceh Tamiang, dan Kota Banda Aceh.

Di Bengkulu, pranala berupa bantuan sebesar Rp11,5 miliar disalurkan untuk mendukung pemulihan 142 sekolah yang terdampak bencana banjir dan angin puting beliung di Kabupaten Kaur, Lebong, dan Rejang Lebong.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu operasional sekolah dan pembelajaran di daerah terdampak bencana segera bergulir kembali,” ujar Abdull Muhit dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16 Maret 2023).

Alokasi dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti reparasi kerusakan sekolah dan fasilitasnya, pengadaan perlengkapan belajar mengajar, dan pemulihan kondisi psikologis siswa-siswi serta guru-guru yang terdampak.

Selain dana, Kemdikbudristek juga mengajak seluruh stakeholder untuk turut membantu meringankan beban daerah terdampak bencana. Moak, Kemdikbudristek juga memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan di daerah terdampak dan akan terus menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan.

“Kami akan terus berupaya untuk memastikan layanan pendidikan tetap berjalan optimal bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di daerah terdampak bencana,” tambah Mendikbudristek.

Dampak Bencana di Pendidikan

Bencana banjir dan longsor yang menglanda beberapa daerah di Sumatera tersebut mengakibatkan dampak yang signifikan bagi sektor pendidikan. Berbagai sekolah di wilayah terdampak mengalami kerusakan parah, fasilitas belajar mengajar menjadi tidak layak digunakan, dan proses pembelajaran pun terpaksa terhenti.

Berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan setempat, banyak siswa yang terpaksa vakum dari sekolah akibat banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur. Selain itu, banyak guru yang menghadapi kesulitan dan kekhawatiran dalam upaya melanjutkan proses pembelajaran di tengah kondisi yang tidak memungkinkan.

Situasi ini menuntut peran aktif dari berbagai pihak, terutama pemerintah dan organisasi masyarakat, untuk membantu pemulihan sektor pendidikan di daerah terdampak.

Dukungan untuk Pemulihan Pendidikan

Pemerintah Provinsi Aceh dan Bengkulu telah menggandeng berbagai pihak untuk membantu pemulihan kondisi sekolah yang terdampak bencana. Selain bantuan dari Kemdikbudristek, bantuan dari berbagai lembaga pembantu, organisasi kemanusiaan, dan donatur juga telah disalurkan untuk mendukung proses pemulihan dan rekonstruksi sekolah.

“Kami mengapresiasi atas dukungan dan kepedulian seluruh pihak yang telah membantu meringankan beban masyarakat, khususnya siswa dan guru di Aceh dan Bengkulu. Dukungan ini sangat berarti bagi proses pemulihan pendidikan di daerah terdampak bencana,” ujar seorang perwakilan Dinas Pendidikan di Aceh.

Dengan terus menerus berupaya dan dukungan dari semua pihak, diharapkan sektor pendidikan di Aceh dan Bengkulu dapat segera pulih dan pembelajaran dapat berlanjut secara normal kembali.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us