JogjaJateng .com

Kemenpar jelaskan langkah mitigasi bencana di destinasi wisata alam

December 28, 2025 • Jogja jateng
Kemenpar jelaskan langkah mitigasi bencana di destinasi wisata alam

Kemenpar Jelaskan Langkah Mitigasi Bencana di Destinasi Wisata Alam

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar) terus berupaya meminimalisir dampak bencana di daerah yang menjadi destinasi wisata alam. Seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, hal ini menjadi fokus utama untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Menanggapi kekhawatiran akan potensi bencana yang mengintai di beberapa wilayah wisata alam, Dirjen Pemasaran Kemenpar, Ni Wayan Giri Adnyani, menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan pedoman atau modul khusus untuk mitigasi bencana di destinasi wisata alam.

“Modul ini berisi panduan teknis dan operasional bagi pengelola destinasi wisata dalam mengelola risiko bencana, mempersiapkan langkah pencegahan, dan merespons kejadian bencana di wilayahnya,” ujar Giri Adnyani dalam keterangan resmi.

Modul mitigasi bencana ini dirancang sebagai langkah proaktif untuk melindungi wisatawan dan aset pariwisata dari ancaman alam. Giri Adnyani menekankan bahwa modul ini merupakan panduan penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan destinasi wisata alam.

“Pihak pengelola destinasi wisata dituntut untuk memahami dan menerapkan pedoman ini secara komprehensif, menjadikannya bagian integral dari rencana operasional dan manajemen risiko,” jelasnya.

Langkah-langkah mitigasi yang tercakup dalam modul ini meliputi identifikasi dan analisis risiko bencana, pengembangan rencana mitigasi bencana yang spesifik, serta pelatihan dan simulasi untuk stakeholder terkait.

Modul ini juga mengatur tentang sistem peringatan dini bencana, jalur evakuasi darurat, dan prosedur penanganan pascabencana.

Mengenai lokasi destinasi wisata yang dianggap rawan bencana, Giri Adnyani menyebutkan terdapat beberapa wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

“Daerah-daerah dekat gunung berapi aktif, wilayah pantai yang rawan tsunami, dan kawasan dengan potensi banjir menjadi prioritas utama dalam penerapan modul mitigasi bencana ini,” ungkap Giri Adnyani.

Selain mengeluarkan modul mitigasi bencana, Kemenpar juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana di destinasi wisata.

Kolaborasi ini melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, dan Dinas Pariwisata daerah setempat.

Kemenpar juga mendorong wisata berkelanjutan dengan menekankan pada aspek konservasi dan perlindungan lingkungan. Giri Adnyani percaya bahwa keseimbangan Jogjajateng.com pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan di wilayah hutan, pantai dan gunung akan membantu meminimalisir dampak bencana.

“Dengan menerapkan prinsip sustainable tourism pada pengembangan pariwisata, diharapkan dampak terhadap lingkungan dapat diminimalisir, sehingga risiko bencana alam dapat semakin diminimalisir,” pungkasnya.

Langkah-langkah mitigasi bencana yang dijalankan Kemenpar menjadi bukti komitmen untuk menciptakan destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi wisatawan. Penerapan modul mitigasi bencana dan kolaborasi antar instansi menjadi kunci penting untuk memastikan keamanan dan kelestarian pariwisata Indonesia.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us