Kementerian ESDM minta SPBU buka 24 jam di wilayah terdampak bencana
Kementerian ESDM Minta SPBU Buka 24 Jam di Wilayah Terdampak Bencana
Jakarta, Rabu (15 Maret 2023) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk beroperasi selama 24 jam. Perintah ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pasca-bencana dan memastikan ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat serta tim SAR yang terus bekerja di lapangan.
Badaruddin, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, menyampaikan bahwa permintaan ini mengingat akses terhadap energi menjadi kebutuhan penting di situasi darurat. “Operasional SPBU yang non-stop akan memudahkan masyarakat mengakses bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari, seperti transportasi dan memasak,” ujarnya dalam konferensi pers.
“Selain itu, ketersediaan bahan bakar yang stabil juga sangat penting untuk memaksimalkan kinerja tim SAR dan instansi terkait yang membutuhkan kendaraan untuk melakukan evakuasi, pengiriman bantuan, dan kegiatan rekonstruksi,” tambah Badaruddin.
Jaringan distribusi bahan bakar di tiga provinsi tersebut saat ini tengah diupayakan untuk segera pulih. Kementerian ESDM telah berupaya maksimal untuk meminimalisir dampak bencana terhadap pasokan BBM. Beberapa langkah yang telah dilakukan Jogjajateng.com lain:
1. Mempertimbangkan jalur alternatif distribusi bahan bakar untuk menggeser pengiriman BBM ke wilayah yang mengalami gangguan akses.
2. Menyegerakan proses pengiriman BBM melalui jalur darat, laut, dan udara.
3. Mengoptimalkan kapasitas penampungan BBM di depot tempat penyimpanan.
Badaruddin juga menjelaskan bahwa pengawasan ketat terus dilakukan untuk memastikan harga bahan bakar tetap stabil dan tidak mengalami penyesatan di wilayah terdampak bencana.
“Kami telah mengimbau kepada seluruh agen dan pelaku usaha di sektor BBM untuk menghindari praktik-praktik penimbunan dan penyalahgunaan.”, tegasnya.
Masyarakat diharapkan untuk memanfaatkan BBM secara bijak dan efisien seiring dengan pemulihan aksesibilitas layanan SPBU.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung optimalnya distribusi bahan bakar dengan mengutamakan kebutuhan mendesak dan menyimpan BBM hanya sebesar kebutuhan,” pungkas Badaruddin.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM berkomitmen untuk terus bekerja keras guna memastikan kelancaran pemulihan pasca-bencana dan memulihkan aksesibilitas energi bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.