Kemlu RI terus pantau kondisi WNI di Iran di tengah gelombang protes
Kemlu RI Terus Pantau Kondisi WNI di Iran di Tengah Gelombang Protes
Jakarta (KBRI Teheran): Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran terus memantau secara ketat situasi keamanan dan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Iran yang sedang dilanda gelombang protes.
Ledakan protes yang dimulai sejak awal September 2022 dipicu oleh kematian Mahsa Amini, seorang perempuan muda yang meninggal dunia setelah ditangkap oleh polisi moral akibat dugaan pelanggaran aturan berpakaian. Protes ini kemudian meluas hingga berbagai kota di seluruh Iran, menuntut reformasi sistemik termasuk hak-hak perempuan.
Kemlu RI berkomitmen untuk memberikan perlindungan optimal bagi WNI di Iran. KBRI Teheran telah mengimbau WNI untuk menghindari daerah kerumunan dan situasi yang berpotensi konfrontatif.
“Kami menghimbau seluruh WNI di Iran untuk tenang dan tetap waspada. Hindari area yang ramai dan demonstrasi, pantau perkembangan terkini, serta jaga komunikasi dengan keluarga di Indonesia,” ujar Juru Bicara Kemlu RI kepada media.
Selain imbauan tersebut, KBRI Teheran juga membuka jalur komunikasi darurat untuk WNI yang membutuhkan bantuan. WNI dapat menghubungi nomor telepon darurat KBRI Teheran di jam operasional untuk mendapatkan informasi dan bantuan.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai WNI yang menjadi korban kekerasan atau terkena dampak langsung dari gelombang protes di Iran.
KBRI Teheran menjaga komunikasi intensif dengan pemerintah Iran untuk memastikan keselamatan WNI dan memberikan dukungan jika diperlukan. Kemlu RI juga tetap terus memantau situasi di Iran secara ketat dan akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi WNI yang berada di negara tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri RI, yang sedang berkunjung ke Teheran, menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk membantu WNI di tengah situasi yang kompleks.
“Perlindungan WNI menjadi prioritas utama bagi Indonesia. Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah Iran untuk memastikan keamanan dan keselamatan seluruh WNI yang berada di Iran,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri tersebut.
Kuncinya, Kemlu RI berfokus pada pengamanan WNI di tengah gelombang protes di Iran dengan tiga langkah utama:
Pertama, memberikan imbauan kepada WNI untuk tetap waspada dan menghindari area kerumunan. Kedua, memastikan jalur komunikasi darurat KBRI Teheran untuk bantuan WNI yang kesulitan. Ketiga, terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Iran untuk menjaga keselamatan WNI di negara tersebut.