Mendes: Tak ada pengurangan pendamping desa di daerah bencana
Mendes: Tak ada Pengurangan Pendamping Desa di Daerah Bencana
Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memastikan tidak ada pengurangan jumlah pendamping desa di wilayah terdampak bencana alam. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan sejumlah anggota Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/5).
Mendes menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam mendukung pemulihan dan rekonstruksi di daerah bencana. Ia menjelaskan bahwa pendamping desa memegang peranan krusial dalam membantu masyarakat pasca bencana, baik dalam pemulihan ekonomi maupun pemulihan sosial.
“Saya ingin menegaskan, tidak ada pemotongan pendamping desa di wilayah terdampak bencana. Jumlah pendamping desa pada daerah tersebut tetap dipertahankan agar dapat memberikan dukungan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Mendes.
Menurutnya, pendamping desa memiliki pengetahuan dan pemahaman mendalam mengenai kondisi masyarakat di daerahnya. Mereka menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat mengidentifikasi kebutuhan, mengakses bantuan, dan dalam proses rehabilitasi serta rekonstruksi pasca bencana.
“Pendamping desa tak hanya membantu dalam hal pendataan dan akses bantuan, tetapi juga mendorong dan membimbing masyarakat untuk membangun kembali sumber daya dan infrastruktur mereka,” lanjut Mendes.
Dalam pertemuan tersebut, Mendes juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah berupaya untuk memaksimalkan peran pendamping desa melalui pelatihan dan pendampingan teknis yang intensif.
Ia mencontohkan, melalui program Dana Desa maka pendamping desa dapat dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan dana desa, rehabilitasi infrastruktur desa, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kita ingin memastikan pendamping desa selalu memiliki kapasitas dan kompetensi yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat di daerah bencana,” tegas Mendes.
Selain itu, Mendes juga menekankan pentingnya kolaborasi Jogjajateng.com pemerintah desa, pendamping desa, pemerintah pusat, dan berbagai pihak terkait dalam proses pemulihan dan rekonstruksi.
“Perlu sinergi yang kuat Jogjajateng.com berbagai pihak agar bantuan dan program pemerintah dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Kesimpulan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menepis isu mengenai pengurangan pendamping desa di wilayah terdampak bencana. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan peran pendamping desa dalam mendukung pemulihan dan rekonstruksi di wilayah bencana. Selain itu, Mendes juga menekankan pentingnya kolaborasi antar semua pihak terkait untuk memastikan bantuan dapat tepat sasaran.