Menko PMK: Pemulihan akses transportasi di Sumatera capai 90 persen
Menko PMK: Pemulihan Akses Transportasi di Sumatera Capai 90 Persen
Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) melaporkan bahwa akses transportasi darat di sebagian besar wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah terpenuhi hingga mencapai 90 persen.
“Saat ini, untuk akses darat di wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam tersebut sudah kita atasi sampai dengan 90 persen,” ujar Menko PMK, Muhadjir Effendy, pada konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/3/2023).
Muhadjir mengatakan bahwa pemulihan akses transportasi ini merupakan upaya utama pemerintah untuk mengembalikan mobilitas masyarakat agar bisa beraktivitas normal. Pemulihan ini terfokus pada dua aspek yaitu perbaikan jalan yang rusak dan juga pembukaan rute jalur pendakian yang sempat terblokir akibat banjir dan tanah longsor.
“Ya, kami sudah berhasil membuka akses jalan yang terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor tersebut. Sekarang, masyarakat bisa kembali menggunakan jalan-jalan utama untuk aktivitas sehari-hari,” jelas Menko PMK.
Ia menekankan bahwa pemulihan pasca bencana di Sumatera ini terus dilakukan secara bertahap.
“Meskipun pemulihan akses kendaraan darat sudah mencapai 90 persen, masih ada beberapa ruas jalan yang masih dalam proses perbaikan. Kami terus berupaya untuk menyelesaikannya secepatnya agar akses ke seluruh wilayah terdampak dapat pulih sepenuhnya,” ujar Muhadjir.
Selain pemulihan akses transportasi, Menko PMK juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah fokus pada pemulihan infrastruktur lain seperti jembatan dan fasilitas publik di provinsi-provinsi tersebut.
“Pemulihan infrastuktur akan terus dilakukan secara kontinu dan terpadu. Kami juga terus mengutamakan kebutuhan dasar bencana seperti air bersih, makanan, dan tempat tinggal bagi masyarakat yang terdampak,” tambah Muhadjir.
Pemerintah juga terus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah warga yang terdampak bencana secara menyeluruh. Data ini akan digunakan untuk menentukan kebutuhan dan strategi penanganan pasca bencana yang tepat.
Ketersediaan bantuan logistik dan sumber daya lainnya juga terus disiapkan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
“Kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah dalam pemulihan pasca bencana di Sumatera,” tutup Muhadjir.