JogjaJateng .com

Menkomdigi: Orang tua berperan melindungi anak dari kejahatan digital

January 15, 2026 • Jogja jateng
Menkomdigi: Orang tua berperan melindungi anak dari kejahatan digital

Menkomdigi: Orang Tua Bertanggung Jawab Lindungi Anak dari Kejahatan Digital

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Meutya Hafid, menekankan pentingnya peran orang tua dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman di dunia maya.

Menurutnya, anak-anak, dengan kecenderungan mereka untuk mudah tergiur oleh kesenangan di internet, sangat rentan menjadi korban penipuan, eksploitasi, dan konten berbahaya di dunia maya.

“Anak-anak kita saat ini tumbuh dalam era digital, di mana akses internet terbilang mudah. Hal ini membuka peluang besar bagi mereka untuk belajar dan mengembangkan kemampuan, namun sekaligus meningkatkan risiko terkena bahaya digital,” ujar Menkominfo dalam acara “Pelatihan Orang Tua tentang Pencegahan Kejahatan Siber terhadap Anak” di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Berdasarkan data, berbagai kejahatan siber yang menargetkan anak-anak semakin meningkat di Indonesia. Dari penipuan investasi dan penculikan online hingga pelecehan seksual, ancaman terhadap keamanan digital anak-anak menjadi perhatian serius.

Meutya Hafid menegaskan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam menumbuhkan kesadaran dan perilaku aman di dunia maya pada anak-anak. Peran aktif orang tua, menurutnya, menjadi kunci dalam membangun benteng pertahanan yang kuat bagi anak-anak dari bahaya digital.

Dalam pelatihan tersebut, Menkominfo memberikan rekomendasi langkah-langkah yang dapat diterapkan oleh orang tua.

Pertama, edukasi dini tentang dunia maya sejak dini. Orang tua perlu mengenalkan dunia digital kepada anak-anak secara bertahap dan sesuai dengan usia, serta menekankan pentingnya keamanan dan etika digital.

Kedua, terus berdialog dan mendengarkan anak-anak tentang aktivitas dan pengalaman mereka di dunia maya. Ciptakan komunikasi terbuka dan aman untuk memudahkan anak-anak berbagi perjumpaan baik dan buruk yang mereka alami online.

Ketiga, pengawasan penggunaan media sosial dan internet. Orang tua perlu membatasi waktu penggunaan gadget dan platform media sosial anak-anak, serta menerapkan filter konten dan pengaturan privasi yang ketat.

Keempat, ajarkan anak-anak untuk tampil kritis dan bijak dalam mengolah informasi. Mengajarkan anak-anak untuk tidak mudah percaya pada informasi yang diterima dari internet, dan mendorong mereka untuk memeriksanya terlebih dahulu dari sumber terpercaya.

Kelima, pelajari teknologi keamanan digital bersama anak-anak. Dorong anak untuk memahami fitur keamanan di perangkat elektronik dan platform media sosial mereka, termasuk password, privasi, dan pengaturan keamanan lainnya.

Menkominfo menekankan, peran orang tua tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga menjadi teladan dan inspirator bagi anak-anak. Perilaku aman di dunia maya yang ditunjukkan oleh orang tua akan menjadi pembelajaran yang berharga bagi anak-anak.

“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak-anak kita. Mari kita menjadikan mereka warga digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” tutup Menkominfo.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us