JogjaJateng .com

Mentan sebut stok beras nasional mencapai 3,39 juta ton, bidik swasembada gula 2026

December 29, 2025 • Jogja jateng
Mentan sebut stok beras nasional mencapai 3,39 juta ton, bidik swasembada gula 2026

Mentan: Stok Beras Nasional Capai 3,39 Juta Ton, Bidik Swasembada Gula 2026

Jakarta, (28/09/2023) Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai posisi tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka, yaitu 3,39 juta ton. Peningkatan stok beras ini diklaim sebagai hasil dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan menjaga stabilitas pangan.

Selama rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI pada Rabu (27/09/2023), Menteri Amran menjabarkan detail stok beras tersebut. Menurutnya, stok beras nasional mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. “Ini stok kita per detik ini tadi rapat 3,39 juta ton, Bapak-Ibu, ini stok tertinggi sejak Indonesia merdeka,” ujar Menteri Amran.

Peningkatan stok beras ini diharapkan mampu menjaga harga beras di pasar domestik tetap stabil. Dengan ketersediaan stok yang memadai, pemerintah optimis untuk dapat mengendalikan harga dan mencegah terjadinya inflasi pangan.

Selain fokus pada peningkatan stok beras, Menteri Amran juga mengungkapkan target pemerintah untuk mencapai swasembada gula pada tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa program swasembada gula merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor gula.

“Kita akan fokus pada peningkatan produksi gula beet, cane dan ke depannya potensi gula singkong dan palawija. Ini jadi fokus kita, agar kita bisa mengurangi impor gula terus,” ungkap Menteri Amran.

Beberapa langkah strategis yang akan diambil untuk mencapai target swasembada gula, Jogjajateng.com lain:

Peningkatan Penanaman  : Memperluas area perkebunan tebu, baik melalui program replanting maupun pengembangan lahan baru.
Peningkatan Inovasi  : Mendorong pengembangan teknologi dan implementasi praktik budidaya tebu yang modern dan efisien, termasuk varietas unggul dan teknologi pengolahan gula yang canggih.
Pendampingan dan Penguatan Akses  : Memberikan pendampingan dan pelatihan bagi petani gula untuk meningkatkan kualitas produksi, serta mempermudah akses terhadap input produksi dan pemasaran hasil panen.
Penguatan Stasiun Pemrosesan  : Meningkatkan kapasitas dan efisiensi stasiun pengolahan gula di berbagai daerah. 

Menteri Amran optimis bahwa dengan komitmen dan koordinasi yang optimal Jogjajateng.com pemerintah, swasta, dan petani, target swasembada gula pada tahun 2026 dapat tercapai.

Pemcapaian swasembada gula akan membawa sejumlah manfaat, seperti:

Kemandirian Pangan  : Mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor gula dan meningkatkan kedaulatan pangan nasional.
Pembangunan Ekonomi  : Menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian, khususnya di daerah penghasil gula.
Stabilisasi Harga  : Mengendalikan harga gula di pasar domestik dan melindungi konsumen dari fluktuasi harga impor.

Dengan stok beras yang stabil dan target swasembada gula yang terukur, pemerintah berharap dapat menciptakan kondisi pangan yang aman, terjangkau, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us