Menteri PPPA minta KAI menambah permainan tradisional di Stasiun Yogyakarta
Menteri PPPA Minta KAI Menambah Permainan Tradisional di Stasiun Yogyakarta
Yogyakarta, Sabtu (14 Oktober 2023) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Ibu Bintang Puspayoga, pada kunjungannya ke Stasiun Yogyakarta hari ini, mengimbau PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menambah fasilitas permainan tradisional berbasis kearifan lokal di stasiun tersebut.
“Saya mengapresiasi upaya KAI dalam menyediakan fasilitas ramah perempuan dan anak di Stasiun Yogyakarta. Namun, menurut saya, dapat ditambahkan beberapa permainan tradisional yang berbasis kearifan lokal,” ujar Menteri Bintang.
Menurutnya, penambahan permainan tradisional tersebut dapat memberikan pengalaman yang lebih edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus melestarikan nilai budaya Indonesia.
“Bayangkan, anak-anak yang menunggu keberangkatan kereta, tidak hanya bermain gadget, tetapi juga dapat belajar tentang permainan tradisional seperti congklak, ular tangga, atau engklek. Itu tentu akan lebih bermakna,” tambah Menteri Bintang.
Kunjungan Menteri Bintang ke Stasiun Yogyakarta ini merupakan bagian dari pemantauan dan evaluasi layanan ramah perempuan dan anak di stasiun-stasiun kereta api di seluruh Indonesia. Beliau didampingi oleh Kepala Biro Humas Kementerian PPPA, Ari Prasetyo.
Dalam kunjungan ini, Menteri Bintang juga menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi perempuan dan anak di stasiun kereta api. Ia meminta kepada KAI agar terus meningkatkan layanan keamanan dan memastikan bahwa sarana dan prasarana di stasiun dirancang dengan memperhatikan kebutuhan perempuan dan anak.
“Saya meminta KAI untuk selalu meningkatkan keamanan dan kenyamanan di stasiun, terutama bagi perempuan dan anak. Harap kiranya dilakukan penguatan aspek keselamatan, penerangan yang cukup, dan ketersediaan fasilitas yang ramah anak,” tegas Menteri Bintang.
Lebih lanjut, Menteri Bintang juga menyoroti pentingnya edukasi dan sosialisasi terkait hak-hak perempuan dan anak di stasiun kereta api. Ia meminta agar KAI dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Kementerian Hukum dan HAM, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang hak-hak perempuan dan anak, serta cara melindungi diri dari kekerasan.
Kunjungan kerja Menteri Bintang ke Stasiun Yogyakarta ditutup dengan pertemuan dengan berbagai stakeholder, termasuk perwakilan dari KAI, Dinas Sosial Kota Yogyakarta, dan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Pertemuan ini bertujuan untuk berbagi informasi dan membangun sinergi antar lembaga terkait dalam menciptakan stasiun kereta api yang ramah dan aman bagi perempuan dan anak.
Note:
Artikel ini berupa contoh dan dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan.
Untuk menjadikan artikel lebih lengkap, Anda dapat menambahkan detail tentang titik-titik yang dikunjungi Menteri Bintang di stasiun, perwakilan masyarakat yang dijumpai, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang dilakukan selama kunjungan.