Pemerintah membentuk Klinik UMKM Bangkit di daerah bencana Aceh-Sumatera
Pemerintah Bentuk Klinik UMKM Bangkit untuk Atasi Dampak Banjir di Aceh hingga Sumatera Utara
Banda Aceh, 9 Januari 2023 – Kerusakan infrastruktur dan perputaran ekonomi yang terganggu akibat banjir di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Aceh dan Sumatera Utara, memicu langkah konkret dari pemerintah. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah membentuk “Klinik UMKM Bangkit” sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha yang terdampak bencana alam tersebut.
“Klinik UMKM Bangkit ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM yang terdampak banjir,” ujar Menteri UMKM, Teten Masduki, dalam sambutannya saat meresmikan klinik di Banda Aceh, Sabtu (7 Januari 2023). Teten menambahkan, klinik ini difungsikan sebagai pusat konsolidasi dan pemulihan bagi pelaku UMKM yang kehilangan aset dan sumber penghidupan akibat bencana.
Klinik UMKM Bangkit akan beroperasi selama tiga bulan ke depan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, Jogjajateng.com lain akademisi, konsultan, dan perbankan. Klinik ini menawarkan beragam layanan konsultansi, mulai dari pendampingan pengembangan bisnis, perbaikan infrastruktur usaha, akses permodalan, hingga pelatihan pemasaran.
Salah satu konsultan yang terlibat, Profesor Djoko Anwar dari Universitas Syiah Kuala, menjelaskan bahwa klinik ini akan menganalisis secara mendalam kebutuhan dan tantangan spesifik yang dihadapi setiap pelaku UMKM. “Setiap UMKM memiliki kondisi unik. Kami akan bekerja sama dengan mereka untuk menemukan solusi yang paling tepat,” ucapnya.
Di Bumi Serambi Mekkah, setidaknya ada 150 pelaku UMKM dari berbagai sektor yang berhasil didata melalui kunjungan tim inti Kementerian UMKM. Mereka akan mendapatkan sejumlah dukungan dalam proses pemulihan, termasuk pendampingan bisnis dari para konsultan untuk mengunggah produk dan layanan mereka ke platform online.
“Dengan pelatihan ini kami berharap pelaku UMKM dapat kembali bangkit mengakses pasar yang lebih luas,” ujar Teten, sembari menekankan bahwa digitalisasi akan menjadi salah satu kunci pemulihan ekonomi UMKM.
Selain akses ke pasar online, klinik ini juga akan membantu pelaku UMKM mengkoneksikan diri dengan institusi perbankan untuk mendapatkan pendanaan bagi pengembangan usaha.
Perwakilan salah satu pelaku UMKM yang hadir di acara peresmian, Nurul Aini, mengaku lega dan bersemangat dengan kehadiran Klinik UMKM Bangkit. “Dampak banjir sangat luas bagi kami. Berharap bantuan ini benar-benar membantu kami memulai kembali usaha kami,” ujarnya.
Klinik UMKM Bangkit diharapkan menjadi model bagi upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM di wilayah terdampak bencana lain di Indonesia. Kemenkumham, melalui program ini, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh kepada masyarakat untuk bangkit dari musibah dan memulihkan roda perekonomian.
Peran aktif pemerintah melalui Klinik UMKM Bangkit ini menjadi harapan bagi pelaku usaha yang kehilangan sumber penghidupan akibat bencana alam. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi mereka untuk bangkit kembali, membangun kembali usaha, serta ikut serta dalam pemulihan ekonomi nasional.