JogjaJateng .com

Pengolahan simplisia rempah

December 2, 2025 • Jogja jateng
Pengolahan simplisia rempah

Segar Ramadan dengan Alat Sederhana: Pengolahan Simplisia Rempah di Kulon Progo

Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta – Matahari Indonesia yang hangat menyapa hamparan daun sereh yang beraccrok mengering di jemuran luas sebuah pabrik. Bau wangi alami menyerap udara, mencampur dengan aroma daun jahe dan cengkeh yang menghiasi sesedikitnya area pabrik Pengolahan Simplisia Rempah, Empon-Empon, dan Teh Rempah. Lokasi ini menjadi salah satu tempat memproses simplisia rempah-rempah yang semakin diminati di tengah tren kesehatan global.

Pekerja-pekerja di sini tampak sibuk menyortir, membersihkan, memotong, dan mengeringkan berbagai jenis bahan alami. Proses tradisional yang sederhana ini menjadi kunci kualitas simplisia rempah yang dihasilkan.

“Kami fokus pada kualitas,” ujar Pak Widyo, supervisor produksi. “Semua proses dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat sederhana, dan tanpa bahan kimia berlebihan. Kami yakin dengan hal itu, produk kami memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran.”

Paket simplisia rempah, yang umumnya berupa serbuk dan potongan kering, menjadi favorit banyak orang. Mereka digunakan dalam berbagai keperluan, mulai dari minuman tradisional, kuliner, hingga bahan baku pembuatan obat-obatan tradisional.

Manajer Operasional, Bu Nirmala, menjelaskan bahwa simplisia rempah menjadi menarik karena sebagai sumber alami pengobatan dan meningkatkan kesehatan. “Pasar mintaknya memang meningkat dengan pesat, baik di Indonesia maupun global. Orang-orang mencari alternatif pengobatan yang lebih alami dan tradisional,” katanya.

Walaupun permintaan tinggi, Bu Nirmala menekankan bahwa tantangan utama industri ini adalah menjaga kualitas dan konsistensi. “Kami terus mencari karang aman dan terpercaya untuk memastikan sistem pengolahan dan penyimpanan yang optimal,” ungkapnya.

Tak hanya itu, petani sekitar juga dilibatkan dalam rantai produksi. Mereka mendapatkan order secara teratur dan menerima pelatihan untuk meningkatkan kualitas tanaman rempah yang dipanen.

“Kami bekerjasama dengan petani,” lanjut Pak Widyo. “Mereka diajarkan teknik budidaya yang baik, agar hasilnya berkualitas dan sesuai standar kami.”

Kerjasama ini menjadi kunci keberlanjutan bisnis dan membantu meningkatkan pendapatan petani. Bu Nirmala berharap, pengolahan simplisia rempah bisa menjadi peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar di masa mendatang.

Mimpi kedepan :

Pengolahan simplisia rempah di Kulon Progo seolah menjadi bukti bahwa tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan. Dengan teknologi sederhana, kualitas tinggi, dan dukungan dari petani lokal, industri ini berpotensi menjadi pionir dalam memperkenalkan khasiat rempah-rempah Indonesia ke dunia.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us