PHRI Bantul sebut okupansi hotel selama libur panjang capai 70 persen
PHRI Bantul Sebut Okupansi Hotel Selama Libur Panjang Capai 70 Persen
BANTUL, DIY – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melaporkan tingkat keterisian kamar hotel atau okupansi mencapai 70 persen selama libur panjang akhir tahun 2025. Fenomena ini mencerminkan peningkatan ketertarikan wisatawan ke daerah ini di akhir tahun ini.
Ketua PHRI Bantul, [Nama Ketua PHRI Bantul], menyampaikan bahwa okupansi pada umumnya meningkat pada periode liburan panjang seperti ini. “Kami melihat peningkatan signifikan selama libur akhir tahun 2025, di mana banyak wisatawan memilih Bantul sebagai destinasi,” ujar [Nama Ketua PHRI Bantul].
Ia menjelaskan bahwa peningkatan okupansi ini didorong oleh sejumlah faktor, terutama musim liburan nasional dan beragam daya tarik wisata yang dimiliki Bantul. Bantul sendiri menawarkan berbagai pilihan wisata, mulai dari sejarah, budaya, alam, hingga kuliner. Wisata sejarah seperti Candi Ratu Boko dan Candi Ijo, situs budaya seperti Keraton Kasunan, objek wisata alam seperti Pantai Pantai, hingga hidangan khas Jogja yang mudah dijangkau membuat Bantul menjadi tujuan wisata yang strategis.
“Datangnya wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah tentu memberi dampak positif bagi perekonomian di Bantul. Aktivitas berlibur ini mendorong pengeluaran vulkanik pada sektor lain seperti kuliner, transportasi, dan souvenir,” tambah [Nama Ketua PHRI Bantul].
[Nama Ketua PHRI Bantul] juga menyebutkan bahwa PHRI Bantul berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan standar akomodasi di setiap hotel di bawah naungannya guna memastikan kepuasan wisatawan. “Kualitas layanan dan fasilitas yang baik merupakan hal yang penting untuk menarik wisatawan kembali ke Bantul,” ucapnya.
Performa industri pariwisata di Bantul diharapkan dapat terus meningkat di masa mendatang. PHRI Bantul bersama dengan stakeholders lain terus berupaya untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah ini dengan mengembangkan dan mempromosikan produk wisata baru, meningkatkan kualitas infrastruktur, dan memberikan layanan yang prima bagi wisatawan.
“Kami berharap sektor pariwisata di Bantul dapat terus berkembang dan berkontribusi positif bagi perekonomian daerah secara keseluruhan,” pungkasnya.