Polda DIY menyiapkan contraflow di Jalan Sudirman menjelang Tahun Baru 2026
Polda DIY Siapkan Contraflow di Jalan Sudirman Jelang Tahun Baru 2026
Yogyakarta – Menjelang pergantian tahun 2026, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan di wilayah perkotaan, khususnya di Jalan Jenderal Sudirman. Salah satu strategi yang dipertimbangkan adalah penerapan contraflow di sejumlah ruas jalan.
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Tanzil Jamaluddin, menerangkan bahwa contraflow di Jalan Sudirman akan diterapkan sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan. “Kami masih dalam tahap kajian terkait ruas jalan mana saja yang akan diterapkan contraflow,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (20/11/2023).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, potensi kepadatan lalu lintas tinggi pada malam pergantian tahun diprediksi terjadi di tiga ruas utama Jalan Sudirman, yaitu:
Ruas Malioboro - Jalan Abu Bakr Baasyir: Ruas ini menjadi titik kumpul dan jalur akses bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Tahun Baru di kawasan Malioboro.
Ruas Jalan Seyegan - Jalan Palagan: Lintas ini sering dilewati oleh kendaraan yang menuju lokasi hiburan dan pusat perbelanjaan di sekitar kawasan Gede, Prawirotaman dan Danang.
Ruas Jalan Garuda - Kaliurang: Jalan ini menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan di titik-titik sebelumnya.
Kombes Pol. Tanzil menekankan bahwa keputusan akhir mengenai penerapan contraflow akan diputuskan berdasarkan hasil kajian teknis dan taktis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Perhubungan DIY dan instansi terkait lainnya.
“Kami akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti volume lalu lintas, akses keluar masuk, safety, dan kenyamanan pengguna jalan. Kajian ini juga akan melibatkan input dan masukan dari masyarakat melalui berbagai kanal yang kami sediakan,” kata Kombes Pol. Tanzil.
Selain contraflow, Polda DIY juga akan mengawal pergantian tahun dengan pengamanan intensif di titik-titik rawan serta pengaturan lalu lintas secara manual dan elektronik.
“Kami akan mengoptimalkan penggunaan teknologi penunjang pengamanan dan pengaturan lalu lintas,” ujar Kombes Pol. Tanzil. “Kami juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, dan masyarakat, untuk menciptakan suasana Tahun Baru yang aman, nyaman, dan lancar.”
Polda DIY berharap dengan strategi rekayasa lalu lintas yang terencana, masyarakat dapat merayakan Tahun Baru 2026 secara aman dan tertib.