Polres Bantul dan TNI apel kesiapsiagaan bencana libur akhir tahun
Polres Bantul dan TNI Apel Kesiapsiagaan Bencana Libur Akhir Tahun
BANTUL, Jogja (21/12) – Kepolisian Resor Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta bersama unsur TNI dan instansi terkait menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana menghadapi potensi bencana alam dampak cuaca ekstrem pada libur akhir tahun. Apel ini dipusatkan di halaman Mapolres Bantul dan dihadiri oleh seluruh anggota Polres Bantul, personel TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (DPKP) Bantul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, BPBD Bantul, dan unsur kebencanaan lainnya.
Acara apel diawali dengan penerapan protokol kesehatan, setelahnya Wakil Bupati Bantul Hj. Sri Utami mengucapkan sambutan dalam apel tersebut. Dalam sambutannya, Ibu Sri Utami menekankan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam, mengingat prediksi cuaca ekstrem pada libur akhir tahun.
“Cuaca ekstrem yang berupa hujan deras dan angin kencang berpotensi memicu banjir, tanah longsor, dan bencana lain. Dalam situasi seperti ini, kerja sama dan koordinasi antar instansi sangat penting untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga,” ujar Ibu Sri Utami.
Ia juga menjelaskan bahwa Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana ini merupakan bentuk sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mengantisipasi dan menjamin kelancaran Operasi Lilin yang akan resmi dimulai pada 23 Desember mendatang.
“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk mengantisipasi potensi bencana, seperti membersihkan saluran air, melakukan pendataan warga di daerah rawan bencana, serta menyiapkan pos pengungsian,” ungkap Ibu Sri Utami.
Kesiapsiagaan di Lapangan
Dalam apel tersebut, Kapolres Bantul AKBP Ihsan Sutanto menginstruksikan seluruh anggota Polres Bantul untuk bersiaga penuh. Ia menjelaskan, fokus utama Polres Bantul selama Operasi Lilin ini adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.
“Kami siap membantu masyarakat dalam segala bentuk bencana. Tak hanya tanggap darurat, kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat selama periode libur akhir tahun,” ujar Akbp Ihsan Sutanto.
Proses apel juga melibatkan demonstrasi simulasi penanganan bencana. Beberapa personel DPKP Bantul menunjukkan cara penggunaan alat-alat pemadam kebakaran dan evakuasi korban. Sedangkan Tim SAR dari BPBD Bantul mendiskusikan upaya penanganan banjir dan tanah longsor dengan personel Polres Bantul.
Koordinasi dan Sinergi Kunci Sukses
Koordinator lapangan BPBD Bantul, Sri Hartaningsih berpendapat bahwa koordinasi dan sinergi antar instansi merupakan kunci sukses bagi mitigasi dan pencegahan bencana.
“Terbangunnya rasa saling percaya dan komunikasi yang baik antar instansi akan mempercepat proses penanganan bencana. Hari ini kita bisa melihat sinergi yang berjalan baik Jogjajateng.com Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya,” ujar Sri Hartaningsih.
Apel Kesiapsiagaan Bencana tersebut menjadi momentum penting untuk mengingatkan seluruh pihak terkait pentingnya mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana alam pada libur akhir tahun. Harapannya, dengan sinergi yang kuat dan kesiapsiagaan yang tinggi, masyarakat Bantul dapat merayakan akhir tahun dengan aman dan damai.