Sesi mendongeng dua bahasa di IFI Yogyakarta diminati anak-anak dan remaja
Sesi Mendongeng Dua Bahasa di IFI Yogyakarta Diminati Anak-Anak dan Remaja
Yogyakarta— Ruang baca di Perpustakaan Institut Français d’Indonésie (IFI) Yogyakarta dipenuhi tawa dan antusiasme anak-anak serta remaja pada Sabtu (14/10) kemarin. Keseruan berpadu dengan keindahan bahasa asing saat sesi mendongeng dua bahasa, Prancis-Indonesia bertajuk “La Légende de Colibri” digelar.
Sesi yang dipandu oleh pemangku budaya Prancis, Madame Marie mengakui rasa antusiasme tingginya. “Hari ini senang sekali melihat banyak anak dan remaja yang hadir. Mereka sangat bersemangat mendengar cerita ‘La Légende de Colibri’ dalam bahasa Prancis dan diartikan ke dalam bahasa Indonesia,” ujar Marie, sesaat setelah sesi mendongeng berakhir.
Cerita klasik bertema persahabatan, ketegaran, dan keberanian ini bercerita tentang seekor burung kolibri bernama Kiki yang melalui petualangan penuh tantangan dalam menemukan sosok yang dicintai. Cerita ini disajikan dengan aransemen bahasa yang menarik, diselingi ekspresi wajah dan gerakan tangan yang meyakinkan. Keharmonisan kedua bahasa, Prancis dan Indonesia, membuat peserta semakin terbawa dalam alur cerita.
Tidak hanya mendongeng, sesi ini juga diisi dengan kegiatan menarik. Terdapat pengadaan pembelajaran frasa dan kosakata sederhana dalam bahasa Prancis yang disesuaikan dengan isi cerita. Anak-anak secara aktif berpartisipasi dan belajar dengan penuh semangat. Beberapa di Jogjajateng.comnya bahkan berani mencoba mengucapkan beberapa frasa sederhana dalam bahasa Prancis.
“Aku suka sekali sesi ini, Bu! Aku belajar banyak frasa tentang burung dan alam dalam bahasa Prancis,” ujar Zen, salah satu anak yang hadir. Ia juga menambahkan bahwa ia senang karena sambil belajar bahasa asing, ia juga bisa menikmati cerita yang seru dan berkesan.
Kelompok remaja yang hadir juga terlihat antusias. Mereka mengakui bahwa sesi ini memberi pengalaman baru dan bermanfaat. “Sesi mendongeng seperti ini menarik dan berbeda dari pembelajaran bahasa Prancis yang biasa. Kita bisa belajar bahasa Prancis dengan cara yang menyenangkan,” ujar Reni, salah satu remaja yang hadir.
Program seperti ini, menurut pihak IFI Yogyakarta, dirancang untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Prancis secara interaktif dan menyenangkan kepada anak-anak muda. Melalui kegiatan mendongeng, diharapkan anak-anak dan remaja dapat belajar bahasa Prancis dengan mudah dan bersemangat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk mengenalkan budaya dan bahasa Prancis secara lebih dekat. Tentu saja, kami juga ingin mereka melihat bahasa Prancis bukan hanya sebagai pelajaran, tetapi sebagai sarana untuk menghubungkan dengan dunia,” kata salah satu anggota pengelola IFI Yogyakarta.
Dengan antusiasme yang ditunjukkan anak-anak dan remaja pada sesi mendongeng ini, IFI Yogyakarta akan terus mengadakan berbagai kegiatan serupa sebagai upaya untuk semakin mendekatkan anak-anak Indonesia dengan bahasa dan budaya Prancis.