JogjaJateng .com

Suriah siapkan mata uang baru, penukaran dimulai 1 Januari

December 26, 2025 • Jogja jateng
Suriah siapkan mata uang baru, penukaran dimulai 1 Januari

Suriah Siap Siapkan Mata Uang Baru, Penukaran Dimulai 1 Januari

Damaskus – Bank Sentral Suriah mengumumkan dimulainya penukaran mata uang kertas lama dengan sejenis mata uang baru mulai 1 Januari 2024. Pengumuman ini disampaikan oleh Gubernur Bank Sentral Suriah, Adib Mayaleh, dalam konferensi pers yang digelar di Damaskus pada Kamis (14/12).

“Penukaran ini merupakan langkah penting dalam upaya kami untuk menstabilkan perekonomian Suriah dan memulai fase ekonomi dan moneter baru,” ujar Mayaleh. “Mata uang baru ini diharapkan dapat meminimalisir inflasi, meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.”

Gubernur Mayaleh menjelaskan bahwa mata uang baru ini tidak akan berganti nama, melainkan akan memiliki desain dan pecahan yang berbeda. Jumlah mata uang baru yang akan dicetak juga tidak diumumkan Mayaleh. Ia hanya menyampaikan bahwa umat muslim dan non-muslim di Suriah akan memperoleh kesempatan sama dalam melakukan penukaran.

Pemerintah Suriah menjalankan beberapa kebijakan untuk memastikan kelancaran proses penukaran tersebut. Bank Sentral telah memberikan arahan kepada bank-bank dan lembaga keuangan lain untuk menyiapkan infrastruktur dan perlengkapan yang memadai untuk melayani masyarakat saat penukaran.

Pemerintah juga sedang membangun sistem informasi yang canggih untuk memantau proses penukaran dan mencegah praktik kecurangan atau penyalahgunaan.

Lonjakan inflasi menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi Suriah. Tahun-tahun terakhir, nilai Lira Suriah anjlok drastis akibat konflik dan sanksi internasional. Puncaknya, inflasi mencapai angka yang sangat tinggi dengan banyak warga Suriah beralih ke mata uang asing untuk transaksi sehari-hari.

Pengamat ekonomi menilai langkah penukaran mata uang ini sebagai upaya strategis pemerintah Suriah untuk mengatasi krisis ekonomi yang berkepanjangan. “Siapurnya mata uang baru adalah sinyal kuat bahwa pemerintah Suriah serius dalam upaya menstabilkan perekonomian,” kata Jalal Al-Daher, ekonom independen yang berbasis di Damaskus.

Namun, Al-Daher juga memperingatkan bahwa keberhasilan penukaran mata uang ini tergantung pada banyak faktor, termasuk komitmen pemerintah dalam mengatasi inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membangun kepercayaan publik terhadap sistem keuangan.

“Penukaran mata uang sendiri bukan solusinya. Pemerintah harus mempreteli langkah langkah yang solid untuk mengatasi akar permasalahan ekonomi,” lanjutnya.

Penukaran mata uang baru ini merupakan langkah penting bagi Suriah, yang telah lama menghadapi krisis ekonomi. Disiplin penukaran yang efisien dan efektif dapat menjadi tonggak awal bagi pulihnya ekonomi Suriah dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us