JogjaJateng .com

TNI membubarkan aksi pembawa bendera GAM dan amankan senjata api

December 25, 2025 • Jogja jateng
TNI membubarkan aksi pembawa bendera GAM dan amankan senjata api

TNI Membubarkan Aksi Pembawa Bendera GAM dan Amankan Senjata Api di Lhokseumawe

Lhokseumawe – Prajurit TNI Angkatan Darat Korem 011/Lilawangsa pada Kamis (26/10) membubarkan aksi sekelompok masyarakat yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan beberapa senjata tajam, di Lhokseumawe, Aceh. Dalam aksi tersebut, aparat keamanan berhasil mengamankan satu pucuk senjata api jenis pistol dan beberapa rencong dari para demonstran.

Kapten Infanteri Aji Widiya Sakti, Kepala Penerangan Korem 011/Lilawangsa, menjelaskan bahwa aksi demonstrasi yang diikuti puluhan orang tersebut terjadi di pusat kota Lhokseumawe sekitar pukul 14.00 WIB. Unjuk rasa yang tidak terjadwal tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas di beberapa titik.

“Tindakan aparat dilakukan setelah pihak kepolisian memberikan peringatan agar kelompok tersebut segera bubar. Namun, aksi mereka tetap berlanjut, sehingga terpaksa dibubarkan dengan cara diamankan dan ditertibkan oleh anggota TNI,” ungkap Kapten Aji.

Sejauh ini, menurut Kapten Aji, belum ada laporan mengenai korban dalam proses pembubaran aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa TNI tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Aceh serta mencegah terjadinya aksi-aksi yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

“Kita dengan tegas mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan dan keamanan. Setiap bentuk aksi yang dapat mengundang keributan dan menyebarkan rasa konflik harus dihindari,” kata Kapten Aji menambahkan.

Sementara itu, beberapa warga yang terjebak kemacetan akibat demonstrasi tersebut mengaku kecewa dengan tindakan beberapa orang yang menyebabkan gangguan ketertiban publik.

“Saya datang ke kota untuk keperluan mendesak, tapi terjebak karena aksi ini. Kita berharap pihak berwajib dapat bersikap tegas terhadap aksi-aksi sejenis agar tidak mengulang terulang lagi,” ujar Rusli, salah seorang warga Lhokseumawe.

Keterlibatan senjata api dan senjata tajam dalam aksi demonstrasi tersebut menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat. Para ahli keamanan menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku untuk memberikan efek jera dan mencegah aksi serupa di masa mendatang.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi aparat keamanan di Aceh. Penegakan hukum dan penyelidikan terhadap kelompok yang membawa senjata api dan tajam dalam aksi demonstrasi terus dilakukan untuk memastikan tidak adanya aksi serupa yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.

Ditambahkan Feri, seorang aktivis HAM di Aceh, bahwa demonstrasi damai merupakan hak konstitusional, namun hal tersebut harus dilakukan secara legal dan tidak mengancam keamanan. “Punya pendapat berbeda dengan pemerintah adalah hal yang wajar, tapi kita harus membedakan Jogjajateng.com demonstrasi yang damai dan provokasi,” Jelas Feri.

Kesimpulan

Aksi demonstrasi yang melibatkan bendera GAM dan senjata api di Lhokseumawe merupakan tindakan serius yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat. TNI dan kepolisian memiliki kewajiban untuk menjaga keamanan dan mencegah terjadinya aksi anarkis yang dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara. Penegakan hukum yang tegas perlu dilakukan terhadap pelaku aksi tersebut sebagai bentuk efek jera dan pencegahan kejadian serupa di masa mendatang.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us